30/09/2026
BaraNews.Com-Tanjung Pembinaan kepribadian melalui penguatan nilai-nilai keagamaan terus menjadi bagian dari program pembinaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung. Salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan kebaktian bagi warga binaan beragama Nasrani yang dilaksanakan secara konsisten bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tabalong.

Kegiatan berlangsung khidmat di Aula G.G. Van Delft Rutan Tanjung, Rabu (30/9/2026).
Kebaktian menjadi ruang bagi warga binaan untuk tetap menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinannya selama menjalani masa pembinaan. Dalam suasana tenang dan penuh kekhusyukan, warga binaan mengikuti rangkaian ibadah, mendengarkan renungan, serta mendapatkan penguatan nilai-nilai keimanan yang dapat menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan.

Bagi Rutan Tanjung, pembinaan kerohanian tidak sekadar menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga bagian dari proses membangun kesadaran diri dan perubahan sikap warga binaan. Melalui nilai-nilai keagamaan, warga binaan diarahkan untuk melakukan refleksi, memperkuat ketenangan batin, serta menumbuhkan semangat untuk memperbaiki diri.
Selama kegiatan berlangsung, petugas Rutan Tanjung turut melakukan pendampingan dan pengawasan untuk memastikan seluruh rangkaian kebaktian berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Penyuluh Agama Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, Nurhayati, S.Th., menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi momentum bagi warga binaan untuk menemukan kembali kekuatan spiritual dan membangun harapan selama menjalani proses pembinaan.
“Kebaktian bukan hanya tentang menjalankan ibadah, tetapi juga menjadi ruang bagi warga binaan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, merenungkan perjalanan hidup, dan menemukan kekuatan untuk berubah.
Kami berharap setiap firman dan nilai yang disampaikan dapat memberikan penguatan, menumbuhkan pengharapan, serta mendorong mereka untuk terus memperbaiki diri,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Jery, salah seorang warga binaan yang mengikuti kegiatan kebaktian. Menurutnya, kesempatan beribadah di Rutan memberikan ketenangan sekaligus menjadi pengingat untuk terus menjalani proses pembinaan dengan sikap yang lebih baik.
“Saya bersyukur masih diberikan kesempatan untuk mengikuti kebaktian di Rutan. Saat berdoa dan mendengarkan firman Tuhan, saya merasa lebih tenang. Kegiatan ini mengingatkan saya untuk tidak menyerah dalam memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” ungkapnya.
Kerja sama Rutan Tanjung dengan Kemenag Kabupaten Tabalong menjadi bagian dari sinergi dalam menghadirkan pembinaan yang menyentuh aspek spiritual dan kepribadian warga binaan.
Pembinaan keagamaan diharapkan dapat membantu warga binaan membangun kesadaran, memperkuat nilai moral, serta mempersiapkan diri untuk kembali menjalani kehidupan secara positif di tengah masyarakat.
Melalui pelaksanaan kebaktian yang berkelanjutan, Rutan Tanjung terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada perubahan diri, dengan memberikan ruang bagi setiap warga binaan untuk menjalankan ibadah serta memperoleh penguatan spiritual sesuai agama dan keyakinannya, Tegasnya.
(***)





























