Puluhan Emak-Emak Geruduk Polsek Tanjung Morawa, Minta Dugaan Pembiaran Penyerangan FKPPI Diusut Tuntas

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:13 WIB

50447 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNG MORAWA –

Puluhan emak-emak menggelar aksi damai di depan Polsek Tanjung Morawa sebagai bentuk protes atas penanganan kasus penyerangan Kantor Sub Rayon dan Markas Rayon 0202.02 KB FKPPI Tanjung Morawa.

Massa meminta kepolisian mengusut secara menyeluruh dugaan adanya pembiaran yang dinilai membuka ruang terjadinya penyerangan hingga berlanjut pada insiden penembakan rumah warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, massa menyampaikan kronologi yang mereka yakini terjadi sebelum penyerangan. Mereka menyebut sekelompok orang yang diduga membawa senjata tajam, senjata api, dan bom molotov telah berkumpul di kawasan Kota Tanjung Morawa sejak sekitar pukul 22.24 WIB, sebelum bergerak menuju lokasi sekitar pukul 01.09 WIB.

Massa juga mengklaim bahwa sebelum serangan terjadi, kader FKPPI yang berjaga di markas diminta membubarkan diri oleh seorang petugas kepolisian.

Menurut mereka, petugas menyampaikan situasi telah aman sehingga para kader meninggalkan lokasi sekitar pukul 01.00 WIB.

Namun, sekitar pukul 01.45 WIB, markas FKPPI disebut diserang oleh sekelompok orang yang diduga melakukan perusakan, pembakaran, dan penembakan.

Massa aksi mempertanyakan tidak adanya patroli keamanan di lokasi saat kejadian, meski sebelumnya patroli disebut berlangsung cukup intensif.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan para pendemo, mobil patroli kepolisian baru tiba sekitar pukul 02.16 WIB setelah aksi penyerangan berlangsung.

Kondisi tersebut memunculkan dugaan di kalangan warga dan keluarga FKPPI adanya unsur kelalaian atau pembiaran yang mereka minta diusut secara objektif.

Hingga berita ini ditulis, dugaan tersebut masih merupakan klaim yang disampaikan massa aksi dan belum terbukti.

Para pendemo mendesak kepolisian melakukan penyelidikan secara profesional, transparan, dan tidak memihak, serta memproses seluruh pihak yang terbukti terlibat, termasuk apabila dalam penyelidikan ditemukan adanya kelalaian atau pelanggaran prosedur oleh oknum aparat, sesuai ketentuan hukum yang berlaku.(red)

Berita Terkait

PT Pelindo Regional 1 Dukung Pembangunan SMP di Belawan, Perkuat Akses Pendidikan bagi Generasi Muda
EGM Yusrizal Tegaskan Sinergi Ekosistem Pelabuhan Dibutuhkan Untuk Kelancaran Arus Barang dan Efisiensi
Pelindo Regional 1 Belawan Dorong Peningkatan Layanan Pelabuhan melalui Kolaborasi Stakeholder
Pagi Menyapa, Kalapas Sibolga Tegaskan Disiplin dan Pemenuhan Hak bagi Warga Binaan Kiriman
Maruli Siahaan Hadir Membawa Penghiburan Bagi Keluarga Almarhumah Alisati Simanjuntak
Dr. Maruli Siahaan Hadiri Pesta Pernikahan Ruth Ansella Thalita Hulu dan Alfredo Christianto Pinem
Dari Ambulans hingga Kursi Sekolah, KAI Sumut Perkuat Fasilitas Sosial dan Rumah Ibadah Warga Sekitar Jalur Rel
Kodaeral I dan BNCT Teken Kerja Sama Strategis, Perkuat Keamanan dan Layanan Kesehatan di Terminal Belawan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:45 WIB

Rutan Tanjung Perkuat Pembinaan Kerohanian, Warga Binaan Ikuti Pembelajaran Tahsin Al-Qur’an

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Sabu 1 Kilo Gagal Beredar, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Babat Habis Pelaku Narkoba

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Data Litmas terhadap 18 WBP yang Diusulkan Mendapatkan Pembebasan Bersyarat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:53 WIB

MotoGP Mandalika Usai, Polisi Pantau Arus Penumpang di Pelabuhan Lembar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Jelang Pelantikan Sekaligus Kunjungan Wamenag RI Romo Syafi’i, Fahmi Ummi Bersilaturahmi Dengan Wali Kota Tanjungbalai

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Polres Batu Bara Gelar Pengajian dan Santuni 20 Anak Yatim dan Piatu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Polisi Sahabat Anak: 69 Siswa TK Taman Cahaya Kunjungi Sat Lantas Polres Pematangsiantar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Razia Gabungan PKB di Pematangsiantar, Puluhan Kendaraan Diteliti

Berita Terbaru