30/09/2026
BaraNews.Com-Pancur Batu, 30 September 2026 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pancur Batu terus mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui budidaya maggot. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan yang berorientasi pada pengembangan keterampilan, pemanfaatan sumber daya, serta peningkatan nilai ekonomis bagi warga binaan.

Budidaya maggot memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kegiatan produktif karena dapat dimanfaatkan sebagai pakan alternatif berprotein tinggi bagi ikan dan unggas. Selain memiliki nilai ekonomis, maggot juga dapat membantu mengolah sampah organik menjadi sumber pakan yang lebih bernilai guna.

Dalam pelaksanaannya, budidaya maggot relatif mudah dilakukan dan tidak membutuhkan perawatan yang kompleks. Kondisi tersebut menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu keterampilan yang dapat dipelajari dan dikembangkan oleh warga binaan dengan memanfaatkan sarana serta bahan yang tersedia.
Melalui program tersebut, Lapas Kelas IIA Pancur Batu berupaya memberikan bekal keterampilan praktis kepada warga binaan, mulai dari proses budidaya hingga pemahaman mengenai peluang usaha dan pemasaran.
Pembinaan ini juga diarahkan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sehingga keterampilan yang diperoleh dapat menjadi modal dalam membangun usaha produktif dan mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat.
Program budidaya maggot merupakan bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Pancur Batu dalam mewujudkan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan. Kesempatan bagi warga binaan untuk belajar dan berkarya diharapkan tidak hanya menghasilkan keterampilan baru, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri serta kesiapan mereka menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas.
Lapas Pancur Batu — Membina dengan Karya, Membangun Kemandirian, dan Mempersiapkan Warga Binaan untuk Kembali ke Masyarakat, Terangnya.
#Pemasyarakatan
#Ditjenpas
#BudidayaMaggot
#PembinaanKemandirian
#LapasPancurBatu
(***)





























