28/09/2026
BaraNews.Com-Tanjung Dalam rangka memperkuat tertib administrasi serta meningkatkan kualitas pengelolaan dokumen kedinasan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung melaksanakan kegiatan penilaian dan pemilahan arsip, Senin (28/9/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Staf Pengelolaan Rutan Tanjung bersama peserta magang tersebut merupakan bagian dari upaya menata arsip agar lebih terstruktur, mudah ditemukan kembali, serta dikelola sesuai dengan ketentuan kearsipan yang berlaku.
Dalam pelaksanaannya, arsip diperiksa berdasarkan jenis, kondisi, usia, dan nilai guna dokumen.

Setiap berkas kemudian dipilah untuk menentukan dokumen yang masih diperlukan sebagai bahan administrasi dan pertanggungjawaban, dokumen yang masih harus disimpan sesuai masa retensinya, serta dokumen yang telah habis masa retensinya dan dapat diusulkan untuk dimusnahkan sesuai prosedur.
Staf Pengelolaan bersama peserta magang melakukan proses pemilahan secara teliti dan bertahap. Arsip yang masih memiliki nilai guna dipisahkan untuk ditata dan disimpan, sementara dokumen yang memenuhi kriteria pemusnahan diidentifikasi untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi peserta magang untuk memperoleh pengalaman langsung mengenai pengelolaan administrasi dan kearsipan di lingkungan Rutan.
Melalui keterlibatan tersebut, peserta magang belajar pentingnya ketelitian, keteraturan, dan tanggung jawab dalam menentukan dokumen yang perlu dipertahankan maupun yang dapat diusulkan untuk dimusnahkan.
Staf Pengelolaan Rutan Tanjung, Liqa Aulia Rahman, menyampaikan bahwa penilaian dan pemilahan arsip dilakukan untuk memastikan setiap dokumen mendapatkan penanganan yang tepat berdasarkan nilai guna dan masa retensinya.
“Dalam kegiatan ini, kami tidak hanya memilah arsip berdasarkan jenisnya, tetapi juga menilai mana berkas yang masih memiliki nilai guna dan perlu dipertahankan, serta mana yang masa retensinya telah berakhir dan dapat diusulkan untuk dimusnahkan sesuai ketentuan. Prosesnya membutuhkan ketelitian agar pengelolaan arsip tetap tertib dan dokumen yang masih diperlukan tetap terjaga,” ujarnya.
Pengelolaan arsip secara tertib dan berkala tidak hanya membantu mengurangi penumpukan dokumen, tetapi juga memudahkan proses pencarian kembali arsip yang masih dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas kedinasan.
Melalui kegiatan penilaian dan pemilahan secara cermat, Rutan Tanjung terus mendorong terciptanya tata kelola kearsipan yang efektif, sistematis, dan terorganisir.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang teliti, tertib administrasi, serta bertanggung jawab dalam setiap pengelolaan dokumen kedinasan, Terangnya.
(***)





























