22/09/2026
BaraNews.Com-Tanjung Menjelang kehidupan baru dalam berumah tangga, petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung, Muhammad Nabil Musadik, mengikuti sidang pranikah bersama calon istrinya, Jainab Al Qasim, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Rutan Tanjung tersebut menjadi bagian dari pembinaan internal sekaligus wadah pemberian arahan dan pembekalan bagi petugas dan calon pasangan sebelum memasuki kehidupan berkeluarga.

Sidang pranikah dihadiri Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka.KPR) Muhammad Arief Rakhman, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Al Muqtadir Pasya, serta Kepala Subseksi Pengelolaan Masripani.

Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Nabil Musadik bersama calon istrinya diberikan kesempatan untuk memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan kesiapan dalam membangun kehidupan rumah tangga.
Ka.KPR Muhammad Arief Rakhman dalam arahannya menekankan pentingnya membangun hubungan yang dilandasi keterbukaan, komunikasi, dan sikap saling memahami. Menurutnya, kehidupan pernikahan akan membawa tanggung jawab baru yang perlu dijalani bersama, termasuk dalam memahami tuntutan pekerjaan sebagai petugas pemasyarakatan.
“Menjelang pernikahan, yang paling penting adalah membangun kesiapan dan saling memahami. Pekerjaan sebagai petugas pemasyarakatan memiliki tanggung jawab yang tidak ringan, khususnya dalam pelaksanaan pengamanan dan pembinaan.
Karena itu, saya berharap keluarga nantinya dapat menjadi tempat saling menguatkan sehingga tanggung jawab pekerjaan tetap dapat dijalankan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Karutan Tanjung Raymon Andika Girsang menyampaikan bahwa sidang pranikah tidak hanya menjadi bagian dari proses administrasi menjelang pernikahan, tetapi juga menjadi momentum bagi calon pasangan untuk memahami konsekuensi dan tanggung jawab dalam kehidupan berumah tangga.
“Pernikahan merupakan awal dari sebuah perjalanan yang membutuhkan komitmen dari kedua belah pihak.
Karena itu, persiapkan bukan hanya kebutuhan untuk hari pernikahan, tetapi juga kesiapan mental dan komunikasi untuk menjalani kehidupan setelahnya. Saling menghormati, memahami kondisi masing-masing, serta terbuka dalam berkomunikasi menjadi hal yang sangat penting,” tuturnya.
Lebih lanjut, Raymon memberikan pemahaman kepada Jainab Al Qasim mengenai karakteristik tugas seorang petugas pemasyarakatan. Menurutnya, tugas di lingkungan Rutan memiliki dinamika tersendiri, khususnya dalam aspek pengamanan, pelayanan, rehabilitasi, dan pembinaan warga binaan.
“Bagi calon istri, penting untuk mengetahui sejak awal bahwa tugas sebagai petugas pemasyarakatan memiliki tanggung jawab dan tantangan tersendiri. Pemahaman ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk saling memberikan dukungan ketika nantinya menghadapi berbagai situasi dalam kehidupan rumah tangga maupun pekerjaan,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, kedua calon pengantin juga mendapatkan nasihat mengenai pentingnya menjaga keharmonisan keluarga serta mengantisipasi berbagai potensi permasalahan rumah tangga agar tidak berdampak terhadap pelaksanaan tugas kedinasan.
Melalui kegiatan ini, Muhammad Nabil Musadik dan Jainab Al Qasim diharapkan semakin siap membangun kehidupan rumah tangga yang harmonis, saling mendukung, serta mampu menjaga keseimbangan antara kehidupan keluarga dan tanggung jawab kedinasan.
Mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias, keduanya menyampaikan apresiasi atas arahan dan pembekalan yang diberikan pimpinan Rutan Tanjung.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Rutan dan seluruh pejabat yang telah meluangkan waktu memberikan arahan serta nasihat kepada kami. Apa yang disampaikan menjadi bekal yang sangat berarti untuk mempersiapkan kehidupan rumah tangga sekaligus memahami tanggung jawab dalam menjalankan pekerjaan,” ungkapnya.
(***)





























