19/09/2026
BaraNews.Com-Medan, 17 September 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara terus mengoptimalkan peran transportasi perkeretaapian dalam memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan pertumbuhan positif pada angkutan penumpang dan barang menjadi salah satu indikator meningkatnya peran kereta api dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
“Bertumbuhnya jumlah pelanggan menunjukkan transformasi peran angkutan rel di Sumatera Utara. Jika dahulu lebih dominan melayani angkutan komoditas, kini kereta api menjadi moda favorit masyarakat seiring meningkatnya kepercayaan publik terhadap keandalan layanannya,” ujar Anwar.
Sepanjang 2025, KAI Divre I Sumut mencatat sebanyak 2,63 juta pelanggan menggunakan jasa kereta api, meningkat 8 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 2,43 juta pelanggan.
Tren positif tersebut berlanjut pada periode Januari hingga Agustus 2026. Pada periode tersebut, volume pelanggan mencapai 1,85 juta orang, atau tumbuh 5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Di sektor logistik, angkutan barang juga menunjukkan pertumbuhan. Selama Januari hingga Agustus 2026, volume angkutan barang mencapai 550.162 ton, meningkat 16 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 472.609 ton.
“Kinerja angkutan barang terus menguat dengan adanya pergeseran komoditas utama dari produk perkebunan seperti CPO dan lateks menuju bahan bakar minyak (BBM) serta peti kemas,” kata Anwar.
Untuk mendukung keandalan operasional sekaligus meningkatkan kenyamanan pelanggan, KAI Divre I Sumut juga terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana perkeretaapian. Salah satunya melalui renovasi terhadap 43 stasiun aktif dengan tetap memperhatikan nilai sejarah dan karakter bangunan.
Sejumlah stasiun, seperti Stasiun Lima Puluh dan Perbaungan, telah selesai dilakukan pemugaran. Sementara itu, pembenahan di beberapa stasiun lainnya, mulai dari Mambang Muda, Bamban, hingga Stasiun Medan, masih terus dilakukan secara bertahap.
“Stasiun Medan memiliki nilai strategis sebagai simpul mobilitas warga sekaligus salah satu ikon kota. Pembenahan stasiun kami lakukan secara bertahap agar fungsi pelayanan publik semakin optimal tanpa mengabaikan aspek historis,” tutur Anwar.
Menurutnya, momentum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 yang mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju” menjadi dorongan bagi KAI Divre I Sumut untuk terus meningkatkan kualitas layanan, khususnya dalam aspek keselamatan, ketepatan waktu, konektivitas, dan kemudahan aksesibilitas masyarakat.
“Melalui konektivitas penumpang dan rantai pasok logistik yang makin solid, KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen menjadikan kereta api sebagai tulang punggung transportasi yang aman, berkelanjutan, dan memberi nilai tambah bagi perekonomian Sumatera Utara,” tutup Anwar, Tutupnya.
.
(***)





























