Menjadi Korban Dugaan Kriminalisasi Oleh Penyidik Polrestabes Medan, Pemilik Rumah di Medan Minta Perlindungan Komisi III

BARANEWS SUMUT

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 03:11 WIB

5062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, – Nasib sial menimpa Susilawati (66) dan Suhairy (73) yang diduga menjadi korban kriminalisasi oleh oknum penyidik satreskrim Polrestabes Medan.

Pasangan suami istri ini dilaporkan oleh pelapor berinisial E (30) atas dugaan penipuan dan penggelapan dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/2662/VIII/2025/SPKT/Polrestabes Medan tertanggal 20 Agustus 2025.

Suhairy melalui Tim kuasa hukum dari Law Office ILO and Partners, Irwansyah Putra Nasution SH MH menceritakan peristiwa berawal dari pemilik rumah yang ingin menjual rumahnya kepada pelapor dengan harga yang disepakati kedua belah pihak sebesar 400 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelapor saudari E bermohon kepada Suhairy atas pembayaran atas rumah tersebut dilakukan dengan skema 3 termin pembayaran, dan pemilik rumah pun menyetujuinya.

Suhairy pun meminta agar pelapor (pembeli) melakukan pembayaran pertama sebesar 150 juta dilakukan pada November 2025, pembayaran kedua 150 juta pada Februari 2026 dan pembayaran ketiga sebesar 100 juta pada Februari 2027.

“Namun faktanya, pelapor hanya melakukan pembayaran atau DP rumah sebesar 90 juta kepada pemilik rumah (Suhery) hingga saat ini. Dan kemudian melaporkan pemilik rumah dengan alasan penipuan dan penggelapan,” kata Irwansyah, Senin, 14/9/2026.

Atas laporan tersebut, penyidik meningkatkan status laporan dari penyelidikan ke penyidikan tanpa didukung 2 alat bukti.

Irwansyah menjelaskan berdasarkan hasil gelar perkara khusus yang dilakukan di Ditreskrimum Polda Sumut, diketahui bahwa penyidik tidak mempunyai cukup bukti untuk meningkatkan status laporan ke Penyidikan dan laporan tersebut cenderung ke sengketa keperdataan.

Hal ini diperkuat dengan tidak dilaksanakannya komitmen pembayaran pembelian rumah oleh pelapor (saudari E) kepada terlapor (Suhery) berdasarkan kesepakatan yang telah disepakati bersama.

Ditambah lagi, terlapor (Suhery) telah mengembalikan uang milik pelapor (Saudari E) sebesar 90 juta melalui transfer ke rekening pelapor.

“Uang pelapor sudah dikembalikan, dikarenakan pelapor (pembeli) wan prestasi tidak menjalankan kewajibannya melakukan pembayaran pembelian rumah,” ucap Irwansyah yang biasa disapa Ibey.

Rumah Korban Dikuasai Orang Lain.
Mirisnya, rumah milik Susilawati dan Suhairy sudah hampir setahun ini dikuasai oleh pelapor E dan kawan-kawan tanpa ada proses peralihan kepemilikan yang diatur dalam Hukum Keperdataan.

Lanjut Irwansyah, pihaknya sudah mensomasi pelapor (Ssaudari E) sebanyak 3 kali, namun tidak digubris. Pemilik rumah juga sudah melaporkan saudari E ke Polda Sumut dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/ 438/III/2026/SPKT/ Polda Sumatera Utara, tertanggal 17 Maret 2026 dan kasusnya juga berjalan ditempat.

“Saudari E kita laporkan atas penyerobotan dan menguasasi rumah milik orang lain tanpa hak dan ijin. Sayang, sulit mencari keadilan. Laporan jalan ditempat,” terangnya.

Melalui kuasa hukumnya, Susilawaty dan Suhery pun meminta komisi III DPR RI untuk memberikan atensi dan perlindungan agar keduanya dapat memperoleh keadilan.

“Pak Habiburahman, tolong pak. Kasihan keduanya, sudah rumah gak jadi dibeli, malah dikuasai lagi sama orang lain. Kasihan, mereka orang susah,” pinta pengacara.

Berita Terkait

PT Pelindo Regional 1 Dukung Pembangunan SMP di Belawan, Perkuat Akses Pendidikan bagi Generasi Muda
EGM Yusrizal Tegaskan Sinergi Ekosistem Pelabuhan Dibutuhkan Untuk Kelancaran Arus Barang dan Efisiensi
Pelindo Regional 1 Belawan Dorong Peningkatan Layanan Pelabuhan melalui Kolaborasi Stakeholder
Pagi Menyapa, Kalapas Sibolga Tegaskan Disiplin dan Pemenuhan Hak bagi Warga Binaan Kiriman
Maruli Siahaan Hadir Membawa Penghiburan Bagi Keluarga Almarhumah Alisati Simanjuntak
Dr. Maruli Siahaan Hadiri Pesta Pernikahan Ruth Ansella Thalita Hulu dan Alfredo Christianto Pinem
Dari Ambulans hingga Kursi Sekolah, KAI Sumut Perkuat Fasilitas Sosial dan Rumah Ibadah Warga Sekitar Jalur Rel
Kodaeral I dan BNCT Teken Kerja Sama Strategis, Perkuat Keamanan dan Layanan Kesehatan di Terminal Belawan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:45 WIB

Rutan Tanjung Perkuat Pembinaan Kerohanian, Warga Binaan Ikuti Pembelajaran Tahsin Al-Qur’an

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Sabu 1 Kilo Gagal Beredar, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Babat Habis Pelaku Narkoba

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Data Litmas terhadap 18 WBP yang Diusulkan Mendapatkan Pembebasan Bersyarat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:53 WIB

MotoGP Mandalika Usai, Polisi Pantau Arus Penumpang di Pelabuhan Lembar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Jelang Pelantikan Sekaligus Kunjungan Wamenag RI Romo Syafi’i, Fahmi Ummi Bersilaturahmi Dengan Wali Kota Tanjungbalai

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Polres Batu Bara Gelar Pengajian dan Santuni 20 Anak Yatim dan Piatu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Polisi Sahabat Anak: 69 Siswa TK Taman Cahaya Kunjungi Sat Lantas Polres Pematangsiantar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Razia Gabungan PKB di Pematangsiantar, Puluhan Kendaraan Diteliti

Berita Terbaru