BaraNews.Com-Medan, 25 Agustus 2026 Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi momentum bagi masyarakat Sumatera Utara untuk mempererat silaturahmi dan tali persaudaraan bersama keluarga di berbagai daerah. Momen tersebut turut mendorong peningkatan mobilitas masyarakat menggunakan transportasi kereta api.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat sebanyak 38.438 pelanggan menggunakan layanan kereta api selama periode libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, yakni pada 21 hingga 25 Agustus 2026.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan peningkatan mobilitas masyarakat pada libur keagamaan tersebut menunjukkan pentingnya peran kereta api sebagai moda transportasi massal yang aman, nyaman, dan mampu menghubungkan masyarakat antardaerah.
“Libur Maulid Nabi tidak hanya dimanfaatkan masyarakat Sumatera Utara untuk berwisata, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dengan keluarga di berbagai daerah. Kereta api hadir menjadi moda transportasi tepercaya untuk menghubungkan masyarakat dari Medan menuju Pematangsiantar, Tebing Tinggi, Kisaran, Tanjung Balai, hingga Rantauprapat,” ujar Anwar.
Menurut Anwar, volume pengguna jasa kereta api mengalami peningkatan dibandingkan rata-rata pada hari kerja. Pada hari kerja, jumlah penumpang di wilayah Sumatera Utara rata-rata berada di kisaran 6.000 pelanggan per hari. Sementara pada momen libur atau momentum tertentu, jumlah pengguna jasa dapat meningkat hingga 8.000–9.000 pelanggan per hari.
Untuk mengakomodasi tingginya kebutuhan perjalanan masyarakat, KAI Divre I Sumatera Utara mengoperasikan perjalanan tambahan KA Sribilah Fakultatif relasi Medan–Rantauprapat PP selama periode 21 hingga 25 Agustus 2026.
Pengoperasian KA Sribilah Fakultatif tersebut memberikan alternatif waktu perjalanan sekaligus menambah fleksibilitas kapasitas tempat duduk bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama momentum libur Maulid Nabi.
Khusus pada Selasa (25/8), bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, hingga pukul 10.00 WIB tercatat sebanyak 7.379 pelanggan telah berangkat menggunakan kereta api.
Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah hingga malam hari seiring dengan masih berlangsungnya sejumlah perjalanan kereta api.
Anwar menegaskan bahwa KAI akan terus melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap pergerakan pelanggan guna memastikan keandalan operasional serta kualitas pelayanan transportasi kereta api di Sumatera Utara.
“Pengoperasian perjalanan tambahan ini merupakan wujud komitmen KAI dalam memberikan kenyamanan dan fleksibilitas perjalanan bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengan keluarga.
KAI mengapresiasi kepercayaan tinggi pelanggan dan berkomitmen akan terus memantau dinamika kebutuhan perjalanan, mengedepankan keselamatan, serta menjaga keandalan operasional demi memberikan pelayanan terbaik,” tutup Anwar, Pungkasnya.
(***)





























