Medan Baranewssumut.com
Sebagai wujud kepedulian dan empati kepada masyarakat, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, SH., MH., selaku Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi XIII Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, melaksanakan kunjungan sosial dengan melayat ke rumah duka almarhum Widjono yang telah berpulang ke Rumah Bapa di Surga dalam usia 92 tahun. Kehadiran Maruli Siahaan menjadi bentuk penghormatan sekaligus ungkapan belasungkawa kepada keluarga yang tengah menghadapi suasana kehilangan.
Almarhum Widjono merupakan ayahanda dari Ibu Ratna Juita/Ina, yang selama ini dikenal sebagai sahabat Maruli Siahaan dari kalangan masyarakat Tionghoa. Rumah duka berlokasi di Yayasan Rumah Duka Medan Murni, Jalan Pancing No. 321, Medan Tembung, Kota Medan, Selasa 25 August 2026. Dalam kunjungan tersebut, Maruli Siahaan hadir untuk menyampaikan secara langsung rasa turut berdukacita kepada keluarga sekaligus memberikan dukungan moril di tengah suasana duka yang sedang dirasakan.
Kehadiran seorang tokoh masyarakat dan wakil rakyat di tengah keluarga yang sedang berduka tidak hanya memiliki makna seremonial, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap sesama. Maruli Siahaan menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya almarhum Widjono. Ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, kesehatan, serta penghiburan dalam menghadapi kehilangan orang yang mereka kasihi.
Dalam suasana penuh keheningan dan duka tersebut, kunjungan Maruli Siahaan sekaligus mencerminkan pentingnya membangun hubungan kemanusiaan yang tidak hanya hadir ketika masyarakat berada dalam suasana bahagia. Menurut semangat yang ditunjukkannya, kehadiran di tengah keluarga yang sedang mengalami musibah merupakan bagian dari nilai persaudaraan dan kepedulian sosial. Dukungan moril, doa, serta ungkapan belasungkawa menjadi bentuk sederhana namun bermakna bagi keluarga yang sedang menjalani masa kehilangan.
Bagi Maruli Siahaan, kepedulian terhadap masyarakat tidak terbatas pada persoalan sosial, pembangunan, maupun penyampaian aspirasi. Hubungan dengan masyarakat juga dibangun melalui kehadiran secara langsung dalam berbagai situasi kehidupan, termasuk ketika masyarakat sedang menghadapi kedukaan. Sikap tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat rasa persaudaraan, kebersamaan, dan solidaritas di tengah keberagaman masyarakat Sumatera Utara.
Kunjungan ke rumah duka tersebut juga memperlihatkan komitmen untuk menjaga hubungan baik dengan berbagai elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan. Sumatera Utara dikenal sebagai daerah yang memiliki keberagaman masyarakat dan budaya. Karena itu, semangat saling menghormati dan kepedulian antarsesama dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, Maruli Siahaan terus berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial maupun pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran di tengah masyarakat, termasuk dalam momentum kedukaan, menjadi salah satu bentuk komunikasi langsung yang memungkinkan terjalinnya hubungan yang lebih erat antara wakil rakyat dengan masyarakat yang diwakilinya. Ia juga terus mendorong pentingnya nilai kemanusiaan, gotong royong, persaudaraan, dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Kunjungan sosial tersebut ditutup dengan doa dan harapan agar almarhum Widjono mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan penghiburan. Kehadiran Maruli Siahaan di Yayasan Rumah Duka Medan Murni menjadi pesan bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kerja dan aspirasi di ruang publik, tetapi juga melalui perhatian dan empati secara langsung ketika sesama sedang menghadapi masa-masa sulit.
(Harianto Siahaan)





























