Demo Bawa BH ke Polrestabes Medan Bukan untuk Melecehkan Siapa Pun, Melainkan Simbol Kritik dan Rasa Kecewa Lambatnya Penanganan Pekara di Polrestabes Medan

BARANEWS SUMUT

- Redaksi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:03 WIB

5092 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – Penggunaan alat peraga berupa bra (BH) dalam aksi unjuk rasa yang digelar pada 15 dan 16 Juli 2026 di depan Polrestabes Medan ditegaskan oleh penyelenggara bukan untuk melecehkan, menghina, atau merendahkan siapa pun, baik individu maupun institusi kepolisian. Menurut mereka, alat peraga tersebut semata-mata digunakan sebagai simbol kritik terhadap apa yang mereka nilai sebagai lambannya penanganan sejumlah laporan yang telah mereka ajukan.

Menurut informasi yang didapatkan awak media 4 Agustus 206, Penyelenggara menjelaskan bahwa penggunaan BH sebagai alat peraga bukan dilakukan secara spontan, melainkan telah dicantumkan dalam surat pemberitahuan aksi unjuk rasa yang disampaikan kepada Polrestabes Medan pada 13 Juli 2026. Mereka menyebut hal tersebut menunjukkan bahwa alat peraga tersebut sejak awal merupakan bagian dari konsep penyampaian pendapat di muka umum yang telah diberitahukan kepada pihak kepolisian.

Menurut penyelenggara, BH dipilih sebagai simbol untuk menggambarkan rasa kecewa, malu, dan hilangnya kepercayaan terhadap proses penegakan hukum yang mereka anggap belum memberikan kepastian. Mereka menegaskan bahwa alat peraga tersebut tidak ditujukan kepada personel tertentu, tidak dikenakan kepada siapa pun, tidak digunakan untuk mempermalukan seseorang, serta tidak dimaksudkan sebagai bentuk pelecehan ataupun penghinaan. Alat peraga itu hanya digunakan sebagai media visual agar pesan kritik yang disampaikan lebih mudah dipahami oleh masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama aksi berlangsung, menurut penyelenggara, tidak ada tindakan yang mengarah pada pelecehan terhadap siapa pun. Fokus utama aksi adalah menyampaikan aspirasi dan kritik terhadap penanganan sejumlah perkara yang mereka nilai belum memperoleh kejelasan hukum.

Penyelenggara menyatakan aksi tersebut dilatarbelakangi oleh kekecewaan atas penanganan perkara yang mereka alami. Mereka mengklaim bahwa korban pencurian yang sebelumnya diminta membantu aparat kepolisian menangkap terduga pelaku justru kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Pernyataan tersebut merupakan klaim dari penyelenggara aksi.

Selain itu, mereka juga menyoroti laporan dugaan tindak pidana penipuan yang dilaporkan ke Polda Sumatera Utara pada 9 Desember 2025 yang menurut mereka hingga kini belum menunjukkan perkembangan. Mereka juga mempertanyakan penanganan laporan dugaan pencemaran nama baik atau fitnah yang dilaporkan ke Polrestabes Medan pada 26 Februari 2026 dan diklaim belum memperoleh kepastian hukum.

Melalui aksi damai tersebut, massa berharap aparat penegak hukum memberikan penjelasan mengenai perkembangan laporan-laporan yang telah mereka sampaikan. Mereka menegaskan bahwa penggunaan BH sebagai alat peraga tidak memiliki maksud untuk melecehkan siapa pun, melainkan sebagai simbol kritik terhadap persoalan yang mereka anggap belum mendapatkan penyelesaian.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polrestabes Medan maupun Polda Sumatera Utara terkait pernyataan dan tuntutan yang disampaikan oleh penyelenggara aksi.

Berita Terkait

Dari Ambulans hingga Kursi Sekolah, KAI Sumut Perkuat Fasilitas Sosial dan Rumah Ibadah Warga Sekitar Jalur Rel
Kodaeral I dan BNCT Teken Kerja Sama Strategis, Perkuat Keamanan dan Layanan Kesehatan di Terminal Belawan
Maruli Siahaan Bersama PPSD Siahaan Kota Medan Kunjungi Dua Rumah Duka, Perkuat Solidaritas dan Persaudaraan
# Cueki Undangan Pertama, Polda Sumut Siapkan Undangan Klarifikasi Kedua terhadap Terlapor Dugaan Penipuan Bermodus Surat Perdamaian
Geruduk Polda Sumut, AMPD Sumut : Labura Darurat Narkoba, Tangkap Proses Saimin Harahap
PTPN IV Regional 2 Apresiasi Polri Berantas Narkotika, Keamanan Kondusif Topang Produktivitas Sektor Perkebunan
Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan Ajak NU Bersinergi Jaga Keamanan dan Kerukunan
Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24.000 gram Sabu ke Palembang Diwarnai Aksi Kejar-Kejaran Hingga Petugas Tabrak Mobil Pelaku

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:32 WIB

BUAH MANIS KERJA KERAS WARGA BINAAN, LAPAS LABUHAN RUKU SUKSES PANEN IKAN LELE

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Habib Husain Ahmad Al Hamid Hadiri Tausiyah dan Doa Bersama di Polda NTB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Polres Batu Bara Gelar Strong Point Pagi, Bantu Kelancaran Aktivitas Masyarakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Polsek Talawi Kirim 2,3 Ton Jagung ke Bulog Asahan .

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Komisi III DPR RI Apresiasi Inovasi Polda NTB, SPKT Diminta Jadi Etalase Pelayanan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Subuh Keliling, Polres Batu Bara Hadir di Enam Masjid untuk Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Pastikan Kesiapan Sarana Pengamanan, Karutan Tanjung Pimpin Pengecekan dan Perawatan Perlengkapan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:41 WIB

Perkuat Kesehatan Mental dan Spiritual, Rutan Tanjung Gelar Pengajian Rutin bagi Warga Binaan Perempuan

Berita Terbaru