Kolaborasi BUMN-Pemerintah, PTPN IV PalmCo Kembangkan Kedelai Varietas Unggul Grobogan

YENI ERIKAH

- Redaksi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:22 WIB

50112 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

10/07/2026

TIMELINES INEWS INVESTIGASI JAKARTA, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo terus memperkuat komitmennya dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Memasuki Juli 2026, perusahaan tengah mematangkan pilot project pengembangan kedelai sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor kedelai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan pengembangan kedelai merupakan bagian dari upaya diversifikasi komoditas strategis yang sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan nasional.

“Kedelai merupakan komoditas penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Karena itu, PalmCo terus mematangkan pilot project pengembangannya agar dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi kedelai nasional,” ujar Jatmiko.

Menurutnya, pengembangan kedelai tersebut merupakan tindak lanjut dari kunjungan lapangan ke sentra produksi kedelai di Nganjuk, Jawa Timur, bersama Menteri Pertanian, Panglima TNI, dan Ketua Komisi IV DPR RI pada Mei 2026.

Sebagai bentuk implementasi komitmen tersebut, PTPN IV PalmCo telah melaksanakan ground breaking Gerakan Tanam Kedelai di Desa Sarang Giting, Kecamatan Dolok Masihul. Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi bersama Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Utara dengan mengintegrasikan pendampingan teknis serta penerapan teknologi budidaya varietas unggul Grobogan.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menjadi penggerak dalam memperkuat ketahanan pangan serta mendukung terwujudnya swasembada kedelai yang modern dan berkelanjutan di Sumatera Utara.

Perkuat Produksi Kedelai Dalam Negeri

Pengembangan kedelai menjadi salah satu langkah strategis dalam menjawab tingginya kebutuhan nasional. Saat ini, konsumsi kedelai Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 2,6 hingga 2,7 juta ton per tahun, sementara produksi dalam negeri masih belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan sehingga impor masih mendominasi pasokan.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus mendorong peningkatan produksi kedelai nasional melalui berbagai program, mulai dari perluasan areal tanam, penyediaan benih unggul, penerapan teknologi budidaya, hingga penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, menjadi salah satu daerah yang menunjukkan keberhasilan dalam pengembangan kedelai. Berdasarkan hasil peninjauan PalmCo, petani di Desa Ngudikan menerapkan pola tanam satu kali padi, satu kali kedelai, dan dua kali bawang merah dalam satu tahun.

Dengan dukungan irigasi yang memadai dan kelembagaan petani yang kuat, produktivitas kedelai di wilayah tersebut mampu mencapai 1,7 hingga 2,1 ton per hektare. Bahkan, produktivitas berpotensi meningkat hingga sekitar 3,5 ton per hektare melalui penerapan teknologi organik dan prebiotik.

PalmCo Lakukan Kajian Kesesuaian Lahan

Dalam rangka memastikan keberhasilan pilot project, PTPN IV PalmCo saat ini terus melakukan kajian teknis terhadap sejumlah areal yang berpotensi dikembangkan untuk budidaya kedelai.

Kajian tersebut mencakup karakteristik tanah, ketersediaan air, kondisi topografi, hingga kesesuaian agroklimat. Seluruh aspek teknis menjadi perhatian utama agar pengembangan kedelai dapat berlangsung secara produktif dan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan pilot project ini dibangun di lokasi yang benar-benar memiliki tingkat keberhasilan tinggi. Karena itu seluruh aspek teknis terus kami kaji sebelum implementasi dilakukan,” jelas Jatmiko.

Melalui sinergi antara BUMN, pemerintah, petani, dan berbagai pemangku kepentingan, PTPN IV PalmCo berharap pilot project kedelai dapat menjadi model pengembangan komoditas pangan yang mampu meningkatkan produktivitas lahan sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, Ungkapnya.

(***)

Berita Terkait

Maruli Siahaan Hadiri Syukuran Rumah Baru Berlinton Siahaan, Pererat Kebersamaan dan Persaudaraan
Tutup Masa Sidang, Maruli Siahaan Hadiri Paripurna DPR RI dan Temu Ramah Fraksi Partai Golkar
Melalui RDP Komisi XIII DPR RI Maruli Siahaan Dorong Pendampingan Satu Pintu dan Evaluasi Izin Pesantren dalam Kasus Kekerasan Seksual
Dr. Maruli Siahaan Dorong Kejelasan Status dan Akuntabilitas Kurator dalam RUU Profesi Kurator
Dr. Maruli Siahaan Hadiri Rapat Paripurna DPR RI Bahas IHPS BPK hingga RUU Perampasan Aset
Yonif TP 951/ Pandeka Merapi Resmi Diresmikan, Letkol Inf. Jimson Andre Siahaan Siap Emban Amanah Kepemimpinan
Arief Poyuono: Danantara Harus Jadi Motor Penggerak Kekuatan Nasional Melalui Transformasi BUMN
Maruli Siahaan Terima Kunjungan Jajaran Polri, Perkuat Silatuhrahmi dan Koordinasi Kelembagaan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:32 WIB

BUAH MANIS KERJA KERAS WARGA BINAAN, LAPAS LABUHAN RUKU SUKSES PANEN IKAN LELE

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Habib Husain Ahmad Al Hamid Hadiri Tausiyah dan Doa Bersama di Polda NTB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:02 WIB

Polres Batu Bara Gelar Strong Point Pagi, Bantu Kelancaran Aktivitas Masyarakat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Polsek Talawi Kirim 2,3 Ton Jagung ke Bulog Asahan .

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Komisi III DPR RI Apresiasi Inovasi Polda NTB, SPKT Diminta Jadi Etalase Pelayanan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Subuh Keliling, Polres Batu Bara Hadir di Enam Masjid untuk Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Pastikan Kesiapan Sarana Pengamanan, Karutan Tanjung Pimpin Pengecekan dan Perawatan Perlengkapan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:41 WIB

Perkuat Kesehatan Mental dan Spiritual, Rutan Tanjung Gelar Pengajian Rutin bagi Warga Binaan Perempuan

Berita Terbaru