BaraNews.Com- Medan, 8 Juli 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatatkan kinerja positif pada layanan angkutan barang sepanjang Semester I 2026. Volume angkutan komoditas menggunakan kereta api di wilayah Sumatera Utara mencapai 387.895 ton, meningkat 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar 358.584 ton.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan semakin besarnya kepercayaan pelaku usaha terhadap moda transportasi kereta api sebagai solusi distribusi logistik yang efisien, andal, dan berkelanjutan.
“Jalur kereta api di Sumatera Utara yang terintegrasi langsung dengan simpul-simpul logistik, seperti pabrik perkebunan kelapa sawit, kawasan ekonomi khusus (KEK), hingga pelabuhan, membuat pergerakan angkutan komoditas dengan kereta api menjadi semakin mudah dan efisien,” ujar Anwar.
Menurutnya, pertumbuhan angkutan barang berbasis rel juga sejalan dengan meningkatnya aktivitas perdagangan dan ekspor di Provinsi Sumatera Utara. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara, nilai ekspor Sumatera Utara pada periode Januari hingga April 2026 tumbuh 12,13 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, sektor industri menjadi salah satu pendorong utama dengan pertumbuhan ekspor mencapai 14,59 persen.
“Dengan pertumbuhan ekspor komoditas yang cukup besar di wilayah Sumatera Utara, ini menjadi peluang bagi kereta api untuk terus mengembangkan layanan, khususnya di bidang angkutan logistik, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat,” tambahnya.
Selain memiliki kapasitas angkut yang besar, transportasi logistik berbasis rel juga memberikan manfaat dari sisi keberlanjutan lingkungan.
Berdasarkan data UK Department of Business, Energy and Industrial Strategy (BEIS), pengiriman barang menggunakan kereta api menghasilkan emisi karbon sekitar 3,84 kali lebih rendah dibandingkan moda transportasi darat lainnya pada rute yang sama.
KAI Divre I Sumatera Utara terus mendorong pemanfaatan angkutan barang berbasis kereta api sebagai solusi logistik yang efisien, tepat waktu, dan ramah lingkungan. Moda transportasi ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pengurangan emisi karbon dari sektor transportasi.
“Kami mengajak para pelaku usaha dan pemilik bisnis di Sumatera Utara untuk beralih menggunakan moda kereta api dalam mendistribusikan barang dagangannya.
Selain menawarkan efisiensi biaya dan ketepatan waktu perjalanan yang lebih dapat diprediksi karena bebas kemacetan, penggunaan kereta api juga menjadi kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih berkelanjutan,” pungkas Anwar, Terangnya.
(***)





























