LABURA| Sebuah video yang memperlihatkan aktivitas diduga lapak narkoba di kawasan Kampung Toba, Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara kembali viral di media sosial sejak Selasa (26/6/2026). Video yang diunggah warganet menampilkan lokasi yang disebut-sebut tidak jauh dari Mapolsek Kualuh Hulu, serta rekaman sejumlah orang sedang melakukan aktivitas mencurigakan di dalam rumah yang disebut sebagai “lapak si Uki”.
Dalam video berdurasi sekitar dua menit tersebut, terdengar suara perekam yang menuding adanya praktik jual beli narkoba secara terbuka dan mempertanyakan peran aparat kepolisian setempat. Tampak pula seorang perempuan yang disebut berperan di dalam lapak tersebut, serta beberapa barang bukti seperti timbangan sabu. Selain itu, perekam mempertanyakan mengapa aktivitas ini bisa berlangsung di dekat kantor polisi tanpa terendus. “Dekat dengan polsek, tapi tidak tercium sama mereka, atau mereka pura-pura tidak tahu, atau ada di balik ini semua?” ucap suara dalam video tersebut.
Unggahan itu pun menuai respons luas di masyarakat. Hingga pagi ini, video tersebut telah disaksikan lebih dari 16.000 kali dan mengumpulkan ratusan komentar. Banyak warga meminta penjelasan dari aparat kepolisian, khususnya Kapolsek Kualuh Hulu dan Kapolres Labuhanbatu Utara. Mereka mendesak agar pihak kepolisian tidak menutup mata terhadap peredaran narkoba yang jelas-jelas berada di lingkungan mereka.
Keberadaan lapak yang disebut kerap beroperasi secara terang-terangan itu menimbulkan keresahan. Warga juga mempertanyakan komitmen pemberantasan narkoba di wilayah tersebut, mengingat lokasi disebut sangat dekat dari kantor polisi. Tidak sedikit komentar warganet yang meminta Kapolda Sumatera Utara turun tangan menertibkan bawahannya. Tagar #AekKanopan dan #NarkobaLabura menguat sejak viralnya video itu.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Kapolsek Kualuh Hulu maupun Kapolres Labuhanbatu Utara terkait temuan dan tudingan yang beredar di media sosial. Sejumlah warga berharap aparat segera bertindak tegas untuk menutup dan menindak pelaku praktik jual beli narkoba di lokasi tersebut, agar lingkungan kembali aman dari ancaman narkotika.
Peristiwa viral ini menjadi sorotan dan sekaligus ujian kredibilitas aparat dalam upaya memerangi peredaran narkoba, yang semakin terang-terangan meski berada dekat dengan institusi penegak hukum. Warga menantikan langkah sigap dan transparan dari kepolisian untuk menjawab keresahan publik. (*)





























