BaraNews.Com-Padangsidempuan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program akselerasi ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah. Melalui optimalisasi lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), jajaran petugas pemasyarakatan secara konsisten mengawal jalannya kegiatan agrobisnis guna memastikan area produktif ini dapat menghasilkan komoditas pangan yang berkualitas tinggi.

Sebagai langkah nyata dalam menjaga kualitas produksi, aktivitas di lahan SAE kali ini difokuskan pada penyemprotan dan perawatan intensif tanaman jagung yang sedang dalam masa pertumbuhan. Proses penyemprotan ini menggunakan pupuk cair dan pestisida yang terukur untuk melindungi tanaman dari serangan hama serta penyakit. Langkah ini sangat krusial dilakukan guna memastikan nutrisi tanaman terpenuhi secara optimal sehingga jagung dapat tumbuh dengan subur dan memiliki daya tahan yang kuat.

Selain penyemprotan, para warga binaan yang didampingi oleh petugas juga melakukan pembersihan rumput liar di sekitar bedengan serta penggemburan tanah di sekitar akar tanaman. Perawatan menyeluruh ini berguna untuk memaksimalkan penyerapan unsur hara oleh tanaman utama tanpa adanya perebutan nutrisi dari tanaman pengganggu. Melalui ketelitian ini, risiko terjadinya gagal tumbuh dapat ditekan serendah mungkin demi mencapai target panen yang melimpah.
Melalui keberlanjutan perawatan lahan SAE ini, Lapas Padangsidimpuan tidak hanya berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan, tetapi juga sukses menjalankan fungsi pembinaan kemandirian. Kegiatan ini menjadi sarana transfer ilmu yang sangat berharga bagi warga binaan, sehingga mereka memiliki keterampilan praktis di bidang pertanian yang siap diimplementasikan untuk memulai usaha mandiri setelah menyelesaikan masa pidananya kelak, Terangnya.
#kemenimipas
#lapaspadangsidimpuan
(***)





























