BaraNews.Com-Palangka Raya Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palangka Raya menghadiri kegiatan pembukaan Pentas Seni Budaya Warga Binaan Pemasyarakatan yang digelar di Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya, Senin (15/6/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah dengan pengelola bandara sebagai bagian dari upaya mendukung program pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bapas Kelas I Palangka Raya diwakili oleh Kepala Seksi Bimbingan Klien Anak, Andik Sholikhudin, yang hadir bersama jajaran pendamping.
Kehadiran Bapas Palangka Raya menjadi bentuk dukungan terhadap program pembinaan yang mengedepankan pengembangan potensi, kreativitas, serta nilai seni dan budaya bagi warga binaan pemasyarakatan.
Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tamu undangan. Sambutan disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, Hensah, serta General Manager Bandar Udara Tjilik Riwut Palangka Raya, I Made Darmawan.
Pentas seni budaya ini menjadi sarana bagi warga binaan untuk menampilkan berbagai karya dan kemampuan yang telah diasah selama menjalani program pembinaan. Selain memberikan hiburan bagi pengguna jasa bandara dan masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi media edukasi yang memperlihatkan hasil nyata pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk menunjukkan bakat, kreativitas, dan karya seni mereka sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri warga binaan sekaligus membangun penerimaan positif dari masyarakat terhadap proses pembinaan yang dijalankan di lembaga pemasyarakatan.
Kepala Seksi Bimbingan Klien Anak Bapas Kelas I Palangka Raya, Andik Sholikhudin, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh berbagai program pembinaan yang memberikan ruang bagi warga binaan untuk berkembang secara positif dan produktif.
Menurutnya, kegiatan seperti pentas seni budaya menjadi salah satu wadah penting dalam membentuk karakter, meningkatkan keterampilan, serta mempersiapkan warga binaan untuk kembali berperan aktif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, sinergi antara instansi pemasyarakatan dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat dalam mendukung keberhasilan program pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan di Kalimantan Tengah, Pungkasnya.
(***)





























