Medan Baranewssumut.com
Rasa kebersamaan dan solidaritas kembali ditunjukkan oleh keluarga besar PPSD Siahaan Kota Medan. Ketua Umum PPSD Siahaan Kota Medan sekaligus Anggota DPR RI Komisi XIII Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, Maruli Siahaan, didampingi oleh Lukman Siahaan selaku Ketua Raja Pangahut Tua Kota Medan bersama jajaran pengurus dan anggota PPSD Siahaan Kota Medan melaksanakan kunjungan sosial (melayat) ke rumah duka almarhum Ir. Marulak Ojahan Panjaitan (Ama Tristan) yang berpulang ke Rumah Bapa di Sorga pada usia 55 tahun, Sabtu 13 Juni 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus penyampaian belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Almarhum diketahui merupakan suami dari Maria Siahaan (Nai Tristan), yang merupakan Pomparan ni Raja Pangahut Tua. Kehadiran rombongan PPSD Siahaan Kota Medan menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai kekeluargaan masih terus dijaga dan diwariskan di tengah kehidupan masyarakat modern saat ini.
Suasana haru menyelimuti Gedung Serbaguna GKPI Sei Agul yang beralamat di Jalan Orde Baru, Sei Agul, Kota Medan, tempat keluarga dan kerabat berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Di tengah suasana duka tersebut, keluarga besar yang hadir saling menguatkan dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang tengah berduka.
Dalam kesempatan itu, Dr. Maruli Siahaan menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas kepergian almarhum. Ia menegaskan bahwa kehilangan orang yang dicintai merupakan ujian yang berat bagi setiap keluarga. Namun demikian, ia mengajak seluruh keluarga untuk tetap kuat, tabah, dan senantiasa mengandalkan Tuhan dalam menghadapi masa-masa sulit tersebut.
Menurutnya, setiap peristiwa yang terjadi dalam kehidupan manusia berada dalam rencana Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, keluarga yang ditinggalkan diharapkan tetap memiliki pengharapan serta keyakinan bahwa Tuhan akan memberikan kekuatan, penghiburan, dan jalan terbaik di tengah dukacita yang sedang dialami.
Dr. Maruli Siahaan juga mengajak seluruh keluarga besar Siahaan untuk terus mempererat tali persaudaraan dan menjaga semangat kebersamaan. Ia menekankan bahwa kehadiran sesama keluarga dalam situasi duka bukan hanya sekadar formalitas, melainkan bentuk kasih dan kepedulian yang dapat memberikan kekuatan bagi mereka yang sedang mengalami kehilangan.
Kunjungan sosial tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen PPSD Siahaan Kota Medan dalam menjalankan nilai-nilai luhur budaya Batak yang menjunjung tinggi persaudaraan, gotong royong, dan saling mendukung dalam suka maupun duka. Melalui kegiatan seperti ini, organisasi tidak hanya menjadi wadah pemersatu keluarga besar Siahaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat rasa empati dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dengan terlaksananya kunjungan melayat tersebut, diharapkan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi masa berkabung. Kehadiran Dr. Maruli Siahaan bersama pengurus dan anggota PPSD Siahaan Kota Medan menjadi simbol nyata bahwa kebersamaan dan kasih persaudaraan akan selalu hadir untuk menguatkan setiap anggota keluarga yang sedang menghadapi cobaan kehidupan.
(Harianto Siahaan)





























