DIGITANI Perkuat Ketangguhan Petani Kopi Dairi Hadapi Perubahan Iklim Melalui Teknologi

BARANEWS SUMUT

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:54 WIB

50185 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dairi Bara News- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi bersama Yayasan Mercy Corps Indonesia melalui Program DIGITANI terus mendorong peningkatan kapasitas petani kopi dalam menghadapi dampak perubahan iklim melalui pemanfaatan teknologi digital. Program tersebut disosialisasikan bersama para perwakilan OPD kepada masyarakat Desa Lae Hole, yang digelar di Kantor Desa, Lae Hole, Parbuluan, Selasa (9/6/2026) yang juga dihadiri Kepala Desa Laehole, Tumpak Sitohang.

Koordinator Program DIGITANI Mercy Corps Indonesia, Anto, menjelaskan bahwa perubahan iklim kini menjadi tantangan nyata bagi petani kopi. Perubahan pola curah hujan, peningkatan suhu udara, hingga cuaca ekstrem berdampak langsung terhadap produktivitas dan kualitas hasil panen kopi.

“Perubahan iklim tidak lagi menjadi isu masa depan, tetapi sudah dirasakan petani saat ini. Karena itu, petani perlu dibekali akses informasi yang cepat dan akurat agar dapat mengambil keputusan yang tepat dalam mengelola usaha taninya,” ujar Anto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi petani untuk memperoleh informasi cuaca dan iklim secara real time. Namun, masih banyak petani yang menghadapi keterbatasan akses maupun keterampilan dalam memanfaatkan teknologi tersebut.

Pemerintah Kabupaten Dairi melalui Kabid kesiapsiagaan dan pencegahan sekaligus Plt.Sekretaris BPBD, Frans Sion Bakkara, bersama Kabid perkebunan DKPPP, Doody S Tumanggor, SP, Kabid IKP Diskominfo, Iswan Togatorop, Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup, Judith Rosdiana Papilaya Napitu dan Fungsional Perencana Bappeda D.M. Pakpahan, SE, menyambut baik pelaksanaan Program DIGITANI sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan sektor pertanian di tengah tantangan perubahan iklim. Pemkab menilai pemanfaatan teknologi digital menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola usaha tani secara lebih adaptif dan berkelanjutan.

Disampaikan, Pemerintah berharap program ini tidak berhenti pada wilayah sasaran saat ini saja, tetapi dapat terus berlanjut dan diperluas ke kecamatan serta desa-desa lainnya di Kabupaten Dairi. Selain komoditas kopi, pendekatan yang dikembangkan melalui Program DIGITANI juga diharapkan dapat diterapkan pada berbagai komoditas unggulan daerah lainnya sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat petani.

“Kami mengapresiasi Mercy Corps Indonesia yang telah memilih Kabupaten Dairi sebagai lokasi pelaksanaan program ini. Harapannya, program seperti ini dapat terus berkelanjutan, menjangkau lebih banyak petani, tidak hanya pada komoditas kopi, tetapi juga komoditas pertanian lainnya yang menjadi sumber penghidupan masyarakat Dairi,” katanya.

Program DIGITANI akan dilaksanakan di tiga desa sentra kopi di Kabupaten Dairi, yakni Desa Pegagan Julu III Kecamatan Sumbul, Desa Laehole Kecamatan Parbuluan, dan Desa Bangun Kecamatan Parbuluan.

Sejumlah kegiatan utama yang akan dilaksanakan antara lain pembentukan Komunitas Ketahanan Iklim Berbasis Digital, pelatihan penggunaan Sistem Peringatan Dini Iklim Digital BMKG, Sekolah Lapang Iklim (SLI), pelatihan keamanan digital, pemasaran digital, literasi dan layanan keuangan digital, serta berbagai kegiatan pembelajaran dan berbagi pengetahuan. (Luga Siregar)

Berita Terkait

Buka POPKAB Dairi Tahun 2026, Bupati Dairi: Wadah Pembinaan Generasi Muda Secara Berkelanjutan
Pastikan Setiap Rupiah Berdampak bagi Masyarakat, Pemkab Dairi Matangkan APBD 2027
Sungai Raya Bersiap Jadi Kampung Kreatif Sumut Berkah, Bupati Vickner Dorong Ekonomi Warga Makin Tumbuh
Sidak Dapur MBG, Wabup Dairi Upayakan Percepatan IKL dan Kelayakan Operasional SPPG
Pemkab Dairi Gaspol Digitalisasi Keuangan, KKPD Didorong Segera Diterapkan di Seluruh OPD
Bupati Dairi Jawab Tuntas Pandangan Umum DPRD, Dari RSUD hingga Pasar Sidikalang
Tinjau Pemeliharaan Jalan Ringroad Kuta Padang, Bupati Dairi Tegaskan Per 1 Oktober Truk Tonase Besar Tidak Boleh Masuk Kota
Hadiri Sidang Paripurna DPRD Dairi, Bupati Dairi Sampaikan Nota Pengantar Keuangan Atas Ranperda P-APBD Tahun Anggaran 2026

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Sabu 1 Kilo Gagal Beredar, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Babat Habis Pelaku Narkoba

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Data Litmas terhadap 18 WBP yang Diusulkan Mendapatkan Pembebasan Bersyarat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:53 WIB

MotoGP Mandalika Usai, Polisi Pantau Arus Penumpang di Pelabuhan Lembar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Jaga Kesehatan Warga Binaan, Lapas Perempuan Pekanbaru Rutin Gelar Pemeriksaan Kesehatan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Polres Batu Bara Gelar Pengajian dan Santuni 20 Anak Yatim dan Piatu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Polisi Sahabat Anak: 69 Siswa TK Taman Cahaya Kunjungi Sat Lantas Polres Pematangsiantar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Razia Gabungan PKB di Pematangsiantar, Puluhan Kendaraan Diteliti

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Gelar Rapat Koordinasi Bersama Perusahaan Otobus, Bahas Layanan dan Keselamatan Angkutan Umum

Berita Terbaru