KAI Sumut Tegaskan Kereta Api Miliki Prioritas Tertinggi di Perlintasan Sebidang

YENI ERIKAH

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 - 16:12 WIB

5084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

BaraMews.Com-Medan, 25 Mei 2026 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara kembali mengingatkan masyarakat bahwa perjalanan kereta api wajib didahulukan saat melintas di perlintasan sebidang. Ketentuan tersebut berlaku bagi seluruh pengguna jalan tanpa terkecuali, termasuk kendaraan prioritas seperti ambulans, mobil pemadam kebakaran, kendaraan kepolisian, maupun kendaraan pengawalan tertentu.
Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo menjelaskan, meskipun kendaraan prioritas memiliki hak utama di jalan raya, terdapat pengecualian khusus ketika berada di perlintasan sebidang demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

“Kereta api melaju di jalur khusus dengan kecepatan tinggi dan membutuhkan jarak pengereman yang panjang. Karena itu, seluruh pengguna jalan, termasuk kendaraan prioritas yang sedang bertugas, tetap wajib mendahulukan perjalanan kereta api ketika melintas di perlintasan sebidang,” ujar Anwar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketentuan tersebut diatur dalam Pasal 124 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian yang mewajibkan pengguna jalan mendahulukan perjalanan kereta api. Selain itu, Pasal 114 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan juga mengatur kewajiban pengendara untuk berhenti ketika sinyal berbunyi, palang pintu mulai ditutup, serta mendahulukan kereta api yang akan melintas.

Secara umum, Pasal 134 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan memang memberikan hak utama bagi kendaraan tertentu seperti ambulans, mobil pemadam kebakaran, maupun kendaraan pejabat negara. Namun, hak tersebut tidak berlaku ketika berhadapan langsung dengan perjalanan kereta api di perlintasan sebidang.

Di wilayah Sumatera Utara, kereta api beroperasi dengan kecepatan hingga 100 kilometer per jam dengan bobot rangkaian mencapai 200 hingga 300 ton. Kondisi tersebut menyebabkan kereta api membutuhkan jarak pengereman yang cukup panjang.

“Dengan kecepatan dan tonase tersebut, kereta api membutuhkan jarak pengereman sekitar 500 hingga 700 meter. Jika terdapat kendaraan atau hambatan di atas rel dalam jarak kurang dari itu, maka risiko kecelakaan sangat sulit dihindari,” jelasnya.
Saat ini, wilayah Divre I Sumatera Utara memiliki 117 perlintasan sebidang berpalang, terdiri dari 100 titik yang dijaga KAI dan 17 titik dijaga oleh pihak lain seperti pemerintah daerah, swasta, maupun masyarakat. Selain itu, terdapat 389 perlintasan tidak berpalang yang sebagian besar belum dijaga.

Sebagai upaya meningkatkan keselamatan, di Sumatera Utara juga telah dibangun 34 perlintasan tidak sebidang yang terdiri dari 17 flyover dan 17 underpass guna mengurangi potensi konflik antara perjalanan kereta api dan pengguna jalan.
KAI Divre I Sumatera Utara mengimbau masyarakat agar selalu disiplin saat melintas di perlintasan sebidang dengan berhenti sejenak, memastikan kondisi aman, serta tidak menerobos ketika sinyal peringatan telah aktif.

“Aturan mendahulukan perjalanan kereta api dibuat untuk melindungi keselamatan seluruh pengguna jalan maupun penumpang kereta api.

KAI mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan disiplin dan kepedulian terhadap keselamatan di perlintasan sebidang,” tutup Anwar.

(***)

Berita Terkait

PT Pelindo Regional 1 Dukung Pembangunan SMP di Belawan, Perkuat Akses Pendidikan bagi Generasi Muda
Lapas Tebing Tinggi Gelar Sidang TPP Integrasi dan Register F, Perkuat Pembinaan serta Penegakan Disiplin Warga Binaan
EGM Yusrizal Tegaskan Sinergi Ekosistem Pelabuhan Dibutuhkan Untuk Kelancaran Arus Barang dan Efisiensi
Pelindo Regional 1 Belawan Dorong Peningkatan Layanan Pelabuhan melalui Kolaborasi Stakeholder
Pagi Menyapa, Kalapas Sibolga Tegaskan Disiplin dan Pemenuhan Hak bagi Warga Binaan Kiriman
Maruli Siahaan Hadir Membawa Penghiburan Bagi Keluarga Almarhumah Alisati Simanjuntak
Dr. Maruli Siahaan Hadiri Pesta Pernikahan Ruth Ansella Thalita Hulu dan Alfredo Christianto Pinem
Binrohtal Polres Labusel : Menguatkan Iman, Meneguhkan Pengabdian kepada Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:45 WIB

Rutan Tanjung Perkuat Pembinaan Kerohanian, Warga Binaan Ikuti Pembelajaran Tahsin Al-Qur’an

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Sabu 1 Kilo Gagal Beredar, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Babat Habis Pelaku Narkoba

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Data Litmas terhadap 18 WBP yang Diusulkan Mendapatkan Pembebasan Bersyarat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:53 WIB

MotoGP Mandalika Usai, Polisi Pantau Arus Penumpang di Pelabuhan Lembar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Jelang Pelantikan Sekaligus Kunjungan Wamenag RI Romo Syafi’i, Fahmi Ummi Bersilaturahmi Dengan Wali Kota Tanjungbalai

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Polres Batu Bara Gelar Pengajian dan Santuni 20 Anak Yatim dan Piatu

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Polisi Sahabat Anak: 69 Siswa TK Taman Cahaya Kunjungi Sat Lantas Polres Pematangsiantar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Razia Gabungan PKB di Pematangsiantar, Puluhan Kendaraan Diteliti

Berita Terbaru