BaraNews.Com-Pekanbaru Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan keuangan negara yang transparan dan akuntabel dengan meraih penghargaan Treasury Award pada kegiatan Stakeholder Day 2026 yang digelar di Pekanbaru.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Riau, Adnan Wimbyarto. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi serta meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara di seluruh instansi pemerintah.

Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas menjadi aspek utama agar setiap penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala KPPN Pekanbaru, Tri Widiyono, menyampaikan sosialisasi kinerja APBN hingga April 2026 serta evaluasi pelaksanaan anggaran triwulan pertama. Ia juga mendorong seluruh satuan kerja untuk mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan keuangan.

Optimalisasi penggunaan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) dan Cash Management System (CMS), lanjutnya, menjadi langkah strategis dalam menciptakan sistem transaksi yang modern, efektif, efisien, dan minim risiko.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan pemberian apresiasi kepada satuan kerja dengan capaian kinerja anggaran terbaik sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Dalam momen tersebut, Lapas Perempuan Kelas IIA Pekanbaru berhasil menerima Treasury Award yang diserahkan langsung kepada Kalapas Perempuan Pekanbaru.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata kesiapan Lapas Perempuan Pekanbaru dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat terkait pengelolaan keuangan yang optimal, profesional, dan akuntabel.
Selain itu, capaian tersebut juga memperkuat komitmen jajaran Lapas Perempuan Pekanbaru dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik di lingkungan pemasyarakatan.
(***)





























