Deliserdang Baranewssumut.com
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Komisi XIII Daerah Pemilihan Sumatera Utara I, Maruli Siahaan, menunjukkan kepedulian sosialnya dengan melaksanakan kunjungan melayat ke rumah duka almarhumah Jamaniur Sihombing di Desa Pardamean Simpang Penara Pasar IV, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa 31 Maret 2026.
Kunjungan tersebut diwakili oleh Rapael Mikael Silaban yang merupakan bagian dari Tim Relawan Palito Lubuk Pakam. Kehadiran perwakilan ini menjadi bentuk empati dan perhatian atas berpulangnya almarhumah Jamaniur Sihombing yang meninggal dunia pada usia 76 tahun.
Almarhumah Jamaniur Sihombing diketahui merupakan ibunda dari Rikson Sihombing, yang juga tergabung dalam Tim Relawan Palito. Suasana duka menyelimuti keluarga besar yang ditinggalkan, dengan kehadiran kerabat, tetangga, dan rekan-rekan yang turut memberikan penghormatan terakhir.
Dalam kesempatan tersebut, Maruli Siahaan melalui perwakilannya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga besar almarhumah. Ia juga menitipkan pesan penghiburan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, serta penghiburan dari Tuhan Yang Maha Esa.
Selain itu, pesan spiritual turut disampaikan kepada keluarga agar tetap berserah diri dan memiliki keyakinan bahwa setiap peristiwa kehidupan, termasuk kepergian orang terkasih, merupakan bagian dari rencana indah Tuhan yang penuh makna.
Kehadiran Tim Relawan Palito Lubuk Pakam dalam kunjungan ini tidak hanya sebagai bentuk representasi, tetapi juga menjadi simbol solidaritas dan kebersamaan antara wakil rakyat dengan masyarakat di daerah pemilihannya.
Melalui kegiatan ini, Maruli Siahaan kembali menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya dalam menjalankan tugas-tugas legislatif di parlemen, tetapi juga dalam momen-momen sosial dan kemanusiaan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Kunjungan sosial ini menjadi wujud nyata bahwa hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat tidak sebatas formalitas, melainkan juga dilandasi oleh nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan kepedulian yang tulus di tengah kehidupan bermasyarakat.
(Harianto Siahaan)




























