BaraNews.Com-Tanjung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjung resmi menutup kegiatan bimbingan teknis (bimtek) wirausaha baru pelatihan frozen food bagi warga binaan setelah berlangsung selama enam hari dengan lancar. Penutupan kegiatan dilaksanakan di Aula G. G. Van Delft Rutan Tanjung pada Senin (30/03/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, perwakilan dari Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tabalong, pejabat struktural, instruktur pelatihan, serta seluruh warga binaan yang menjadi peserta pelatihan.

Acara penutupan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Tabalong Smart yang diikuti oleh seluruh peserta dengan penuh semangat. Selanjutnya, Kepala Rutan Tanjung menyampaikan sambutan sekaligus memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelatihan tersebut.
Dalam sambutannya, Raymon Andika Girsang menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah awal bagi warga binaan untuk membangun kemandirian dan meningkatkan produktivitas di masa depan.
“Kegiatan ini bukanlah akhir, melainkan awal bagi warga binaan untuk menjadi lebih mandiri dan produktif. Kami berharap ilmu yang didapat dapat dimanfaatkan sebagai bekal membuka peluang usaha di masa depan,” ujarnya.
Ia juga berharap program pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan melalui berbagai kegiatan keterampilan lainnya.
Menurutnya, program pembinaan seperti ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi warga binaan agar lebih siap menghadapi kehidupan setelah bebas nanti.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat pelatihan secara simbolis kepada para peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan capaian mereka selama mengikuti pelatihan.
Suasana semakin hangat saat sesi penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan warga binaan. Adriani, selaku perwakilan peserta, menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada mereka.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami jadi punya bekal dan lebih yakin untuk mencoba usaha sendiri ke depan. Terima kasih atas kesempatan dan perhatian yang diberikan kepada kami,” ungkapnya.
Sementara itu, Fahmi Saputra selaku perwakilan dari Disnaker Kabupaten Tabalong menyampaikan dukungannya terhadap program pelatihan yang dilaksanakan oleh Rutan Tanjung. Ia menilai kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mempersiapkan warga binaan agar memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.
“Sejalan dengan yang disampaikan Bapak Karutan, kegiatan ini menjadi awal bagi warga binaan untuk membangun kemandirian. Pelatihan ini sangat positif karena memberikan bekal keterampilan yang bisa langsung diterapkan,” katanya.
Fahmi juga berharap sinergi antara Rutan Tanjung dan Disnaker Kabupaten Tabalong dapat terus berlanjut melalui berbagai program pelatihan keterampilan lainnya di masa mendatang.
Kegiatan penutupan kemudian diakhiri dengan doa sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian pelatihan yang telah dilaksanakan. Acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan sekaligus menandai berakhirnya kegiatan yang penuh makna tersebut.
Melalui pelaksanaan bimtek wirausaha baru ini, diharapkan para warga binaan dapat terus mengasah dan mengembangkan keterampilan yang telah diperoleh.
Rutan Tanjung juga berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang berkelanjutan dan berdampak, guna membekali warga binaan agar lebih siap, mandiri, dan produktif saat kembali ke tengah masyarakat, Pungkasnya.
#Ditjenpas
#Pemasyarakatan
#GuardandGuide
#Pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat
#KanwilDitjenPasKalsel
#Mulyadi
(***)




























