BaraNews.Com-Tanjung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung secara rutin melaksanakan upacara Hari Kesadaran Berbangsa dan Bernegara setiap hari Senin sebagai bagian dari pembinaan kepribadian bagi warga binaan. Kegiatan yang digelar di Lapangan Aula G. G. Van Delft Rutan Tanjung tersebut menjadi sarana strategis dalam menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta semangat nasionalisme di lingkungan pemasyarakatan, Senin (30/03/2026).
Pelaksanaan upacara tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga dimaknai sebagai proses rehabilitasi mental bagi warga binaan.

Melalui keterlibatan aktif dalam setiap rangkaian kegiatan, warga binaan dilatih untuk membangun sikap tertib, menghargai aturan, serta menumbuhkan kesadaran sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Rutinitas ini secara bertahap diharapkan mampu membentuk karakter warga binaan yang lebih positif dan berintegritas.

Kepala Rutan Tanjung, Raymon Andika Girsang, dalam amanatnya menyampaikan arahan kepada seluruh jajaran agar terus menjaga komitmen dalam menjalankan tugas dengan disiplin, profesional, dan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa sikap serta kinerja petugas memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tertib dan kondusif, sekaligus menjadi teladan bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan.
“Kepada seluruh pegawai, saya ingatkan untuk selalu bekerja dengan disiplin, profesional, dan bertanggung jawab. Tunjukkan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas, karena apa yang kita lakukan akan menjadi contoh bagi warga binaan,” tegasnya.
Selain memberikan arahan kepada jajaran pegawai, Raymon juga mengajak seluruh warga binaan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.
“Kepada seluruh warga binaan, mari kita jaga bersama keamanan dan ketertiban. Ikuti aturan yang ada dengan baik, sehingga proses pembinaan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi kita semua,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, petugas pemasyarakatan turut berperan aktif sebagai teladan (role model) bagi warga binaan. Tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, petugas juga menunjukkan sikap disiplin, integritas, serta semangat kebangsaan yang dapat dicontoh dalam kehidupan sehari-hari.
Pendekatan humanis yang diterapkan dalam pembinaan turut menciptakan suasana yang kondusif sehingga upacara menjadi lebih bermakna dan berdampak.
Melalui pelaksanaan upacara yang rutin dan berkelanjutan ini, diharapkan seluruh jajaran, baik petugas maupun warga binaan, semakin menumbuhkan kesadaran akan pentingnya disiplin, tanggung jawab, serta nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Rutan Tanjung berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga pada pembentukan karakter dan mental yang kuat, sehingga warga binaan memiliki bekal yang cukup untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, produktif, dan berintegritas, Tegasnya.
(***)




























