SIMALUNGUN – Air mata haru mengalir di wajah seorang ibu pengendara motor saat menerima takjil gratis dari tangan Kasat Lantas Polres Simalungun IPTU Devi Siringo Ringo, SH, S.Sos, MH. “Terima kasih Pak, saya sedang mencari takjil untuk anak saya di rumah tapi uang pas-pasan. Ini sangat membantu,” ucap ibu tersebut dengan terharu. Inilah pemandangan yang terjadi di depan Mako Sat Lantas Polres Simalungun pada Selasa sore, 3 Maret 2026, saat seluruh personel Sat Lantas turun langsung membagikan takjil dan bingkisan kepada pengguna jalan jelang berbuka puasa Ramadan 1447 H.
Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi Rabu dini hari, 4 Maret 2026, sekitar pukul 04.50 WIB, menjelaskan kegiatan peduli masyarakat Sat Lantas. “Sat Lantas Polres Simalungun yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas IPTU Devi Siringo Ringo melaksanakan kegiatan pembagian takjil dan bingkisan menjelang berbuka puasa kepada masyarakat pengguna jalan pada Selasa sore, 3 Maret 2026, mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai di depan Mako Sat Lantas. Ini adalah wujud nyata kepedulian Sat Lantas terhadap masyarakat,” ujar Kasi Humas membuka penjelasannya dengan bangga.
Kasat Lantas Polres Simalungun IPTU Devi Siringo Ringo, SH, S.Sos, MH, yang memimpin langsung kegiatan, menjelaskan filosofi di balik pembagian takjil. “Sat Lantas tidak hanya bertugas mengatur lalu lintas dan menilang pelanggar. Kami juga punya hati untuk peduli kepada masyarakat. Ramadan adalah momen yang tepat untuk berbagi kebaikan. Kami ingin masyarakat tahu bahwa Sat Lantas adalah teman, bukan musuh,” ungkap Kasat Lantas dengan tulus.
“Banyak pengguna jalan yang pulang kerja sore hari dalam kondisi kelelahan dan lapar. Mereka harus cari takjil untuk berbuka. Dengan membagikan takjil gratis, kami berharap bisa meringankan beban mereka, meskipun hanya sedikit,” tambah IPTU Devi menjelaskan latar belakang.
Kaurbin Ops (KBO) Sat Lantas, IPTU NH Simanjuntak, SH, MH, yang ikut turun langsung, menceritakan persiapan kegiatan. “Kami persiapkan kegiatan ini dengan baik. Kami iuran patungan dari personel Sat Lantas untuk membeli takjil dan bingkisan. Ada kurma, kolak, gorengan, air mineral, dan berbagai macam takjil lainnya. Semuanya kami kemas dengan rapi dan higienis,” ungkap KBO Sat Lantas.
Kepala Unit Regident Sat Lantas, IPDA Haris Fadillah, SH, yang juga ikut serta, menjelaskan strategi pembagian. “Kami posisikan diri di depan Mako Sat Lantas yang merupakan jalur ramai. Kami bagi takjil kepada setiap pengendara motor dan mobil yang lewat. Kami senyum, kami sapa, kami ucapkan selamat berbuka puasa. Responsnya luar biasa,” kata IPDA Haris.
Kepala Unit Gakkum Sat Lantas, IPDA Yancen Hutabarat, SH, yang biasa menilang pelanggar, kali ini justru membagi takjil. “Biasanya saya ketemu masyarakat saat menilang mereka karena melanggar. Kali ini saya ketemu mereka untuk berbagi takjil. Ekspresi mereka sangat berbeda: dari yang biasanya takut atau kesal, sekarang mereka senyum dan berterima kasih. Ini sangat menyentuh hati,” ungkap IPDA Yancen dengan terharu.
Kepala Unit Turjawali Sat Lantas, IPDA Ganda Damanik, SH, menambahkan. “Seluruh personel Sat Lantas turun langsung. Tidak ada yang di kantor. Semua ada di jalan membagikan takjil. Ini adalah momen kebersamaan yang sangat indah. Kami tidak lagi dilihat sebagai polisi yang galak, tapi sebagai saudara yang peduli,” kata IPDA Ganda.
Seorang pengendara motor, Bapak Joko, 45 tahun, memberikan testimoni mengharukan. “Saya baru keluar dari bengkel setelah servis motor. Uang saya habis untuk bayar servis, tinggal sedikit untuk beli takjil. Tiba-tiba polisi bagi takjil gratis. Saya sangat terharu. Ini polisi yang benar-benar peduli rakyat,” ungkap Bapak Joko dengan mata berkaca-kaca.
Seorang ibu rumah tangga, Ibu Siti, 38 tahun, juga memberikan komentar. “Saya sedang bingung mau beli takjil apa karena uang pas-pasan. Tiba-tiba dapat takjil gratis dari polisi. Anak saya di rumah pasti senang. Terima kasih banyak kepada Sat Lantas yang sangat baik hati,” kata Ibu Siti dengan senyum lebar.
Seorang mahasiswa, Andi, 21 tahun, yang sedang pulang kampus juga memberikan apresiasi. “Saya kaget waktu polisi stop saya, saya pikir mau ditilang. Ternyata dikasih takjil gratis. Saya sangat terharu dan berterima kasih. Ini mengubah pandangan saya tentang polisi. Mereka tidak hanya tegas, tapi juga peduli,” ungkap Andi.
Seorang bapak tua pengendara sepeda, Pak Usman, 65 tahun, bahkan menangis saat menerima takjil. “Saya sangat terharu. Sudah lama saya tidak merasakan kebaikan seperti ini. Polisi yang biasanya saya takuti, ternyata punya hati yang sangat baik. Semoga Allah membalas kebaikan kalian,” kata Pak Usman sambil mengelap air mata.
Cuaca cerah mendukung kelancaran kegiatan. “Alhamdulillah cuaca cerah saat kami membagikan takjil. Tidak ada hujan, tidak ada kendala. Semuanya berjalan dengan sangat lancar dan menyenangkan,” ungkap Kasat Lantas.
Yang paling mengharukan, banyak pengguna jalan yang bahkan memohon untuk foto bersama dengan personel Sat Lantas. “Banyak yang minta foto bersama kami. Mereka bilang ini adalah momen yang sangat berkesan. Ada yang langsung upload ke media sosial dengan caption yang sangat menyentuh tentang polisi yang peduli,” kata IPTU NH Simanjuntak.
Kasi Humas mengapresiasi kepedulian Sat Lantas. “Ini adalah contoh nyata Sat Lantas yang peduli masyarakat. Mereka tidak hanya profesional dalam bertugas, tapi juga punya hati untuk berbagi. Kami sangat bangga dengan Sat Lantas Polres Simalungun,” ungkap AKP Verry.
“Kegiatan ini juga mengubah citra Sat Lantas di mata masyarakat. Dari yang biasanya dilihat sebagai polisi yang galak dan suka tilang, sekarang dilihat sebagai polisi yang peduli dan punya hati. Ini sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat,” tambah Kasi Humas.
Di akhir keterangannya, Kasi Humas menyampaikan pesan. “Kepada seluruh masyarakat Simalungun: Sat Lantas adalah teman Anda, bukan musuh. Kami ada untuk melayani dan melindungi. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 H. Semoga Ramadan kali ini penuh berkah dan kebaikan. Sat Lantas Polres Simalungun akan selalu peduli kepada Anda!” pungkas AKP Verry Purba menutup keterangannya dengan harapan kegiatan peduli seperti ini terus dilakukan dan hubungan Sat Lantas dengan masyarakat makin erat dan harmonis. (RED)




























