Dinilai Arogansi Kasi Intel Kejari Langkat, Rekan Wartawan Nyaris “Ditelanjangi” Usai Diamankan Karena Memakai Baju Purwaka

- Redaksi

Rabu, 3 April 2024 - 22:02 WIB

50392 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat,Bara News.com | Tidak ada angin, tidak ada hujan, tiba-tiba oknum Kasi Intel Kejaksaan Negeri Langkat Sabri Fitriansyah Marbun SH dengan wajah tidak bersahabat menghampiri serta merangkul salah seorang rekan wartawan salah satu media cetak harian terbitan Medan yang sedang duduk bersama rekan-rekan media lainnya.

Saat itu, oknum Kasi Intel Kejari Langkat yang datang bersama beberapa rekan jaksa lainnya seperti tidak bersahabat seperti sedang mengamankan DPO pelaku kriminal dan langsung memboyongnya.

“Ayo, ikut ke kantor dulu Bang Ali,” ujar Sabri Marbun yang seolah mengabaikan kemitraan di hadapan rekan media lainnya di sebuah warung tongkrongan awak media di Stabat, Senin (01/4/2024) siang.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sikap arogansi salah seorang pejabat publik di tubuh Adhyaksa Kejari Langkat tersebut tentu menjadi tandatanya besar bagi seluruh awak media yang melihat peristiwa tersebut, termasuk Topmetro.

Bahkan, sapaan kemitraan kepada Kasi Intel yang disampaikan rekan awak media lainnya termasuk Topmetro tidak dijawab.

Dengan wajah dingin, Sabri Marbun juga melarang wartawan Realitas tersebut untuk mengendarai sepeda motornya dan harus ikut dalam mobil rombongan tim jaksa itu.

Saat itu, beberapa rekan jaksa yang sangat akrab dengan awak media pada saat melakukan peliputan persidangan di PN Stabat, merasa kaget dan tak enak hati melihat siapa yang mereka jemput.

Akibat perlakuan oknum Kasi Intel Kejari Langkat tersebut rekan wartawan bernama M.Ali sudah pasti merasa dilecehkan dan dipermalukan di depan umum.

Usut punya usut, tindakkan refresif oknum Kasi Intel Kejari Langkat tersebut ternyata hanya dikarenakan rekan wartawan itu memakai baju bertuliskan Purwaka (Persatuan Unit Wartawan Kejaksaan Kabupaten Langkat) berlogo Kejaksaan yang diduga hasil aduan salah seorang oknum wartawan asal Brandan karena adanya rasa kecemburuan sosial.

Padahal pakaian bertuliskan Purwaka serta berlogo Kejaksaan tersebut merupakan seragam resmi arahan mantan Kejari Langkat sebelumnya semasa dipimpin Andre Ridwan SH MH.

“Kami ada sekitar 10 orang wartawan unit Kejaksaan, sesuai arahan Kejari Langkat sebelumnya Pak Andre Ridwan yakni seragam Purwaka,” ujar M.Ali kepada rekan media sebagaimana yang dijelaskannya di Ruangan Kasi Intel.

M.Ali menjelaskan, sesampainya di dalam ruang kerja Kasi Intel, Sabri langsung bertanya seolah melecehkan profesi rekan wartawan tersebut.

“Sudah banyak ya hasil meras dengan memakai baju itu. Dari mana kamu mendapatkan baju berlogo kejaksaan tersebut?” ujar Sabri menginterogasi sebagaimana dipaparkan M.Ali.

Ali langsung menyampaikan secara jelas asal usul baju Purwaka berlogo Kejaksaan tersebut serta awal pembentukan tim wartawan unit kejaksaan yang dikenakannya tersebut

Kasi Intel Kejari Langkat tersebut kemudian memerintahkan salah seorang stafnya untuk mengambil foto diri M.Ali mulai dari depan, samping kiri-kanan dan belakang seperti seorang pelaku kriminal.

Baca Juga :  Sang Pejuang Dhuafa Bertemu Dengan 1000 Relawan Pemenangan Dilanjutkan Kegiatan Sosial

Terpisah, Kasi Intel Kejari Stabat Sabri Fitriansyah Marbun SH terkait cara-cara arogansi dan tidak bersahabat terkait perlakuan yang dilakukan kepada salah seorang rekan wartawan, dijelaskannya jika apa yang dilakukan sudah sesuai.

“Klarifikasi kan sudah santun. Sudah dibantu juga. Memangnya tidak boleh diklarifikasi? Coba ditanya sama Pak Ali dimintai keterangan atau diapakan. Justru lebih elok dibawa ke kantor dari pada lama-lama di warung. Jadi perhatian orang,” ujar Sabri membela diri.

Kira-kira ada masalah besar ya Pak dengan yang dipakai Ali? Itu kan seragam wartawan unit kejaksaan yang dibentuk Pak Andre Ridwan dulu. Kan bisa Pak Kasi Intel kabari lewat telpon. Bukan cara-cara seperti menangkap krimimal dan menuding sudah berapa banyak yang diperas menggunakan baju itu? Untung saja Ali bawa jaket, kalau gak, mungkin Ali hrs dipermalukan keluar ruangan intel pakai singlet, tanya Arogansi Kasi Intel Kejari Langkat, Rekan Wartawan Nyaris “Ditelanjangi” Usai Diamankan Karena Memakai Baju Purwaka

Langkat,Bara News.com | Tidak ada angin, tidak ada hujan, tiba-tiba oknum Kasi Intel Kejaksaan Negeri Langkat Sabri Fitriansyah Marbun SH dengan wajah tidak bersahabat menghampiri serta merangkul salah seorang rekan wartawan salah satu media cetak harian terbitan Medan yang sedang duduk bersama rekan-rekan media lainnya.

Saat itu, oknum Kasi Intel Kejari Langkat yang datang bersama beberapa rekan jaksa lainnya seperti tidak bersahabat seperti sedang mengamankan DPO pelaku kriminal dan langsung memboyongnya.

“Ayo, ikut ke kantor dulu Bang Ali,” ujar Sabri Marbun yang seolah mengabaikan kemitraan di hadapan rekan media lainnya di sebuah warung tongkrongan awak media di Stabat, Senin (01/4/2024) siang.

Sikap arogansi salah seorang pejabat publik di tubuh Adhyaksa Kejari Langkat tersebut tentu menjadi tandatanya besar bagi seluruh awak media yang melihat peristiwa tersebut, termasuk Topmetro.

Bahkan, sapaan kemitraan kepada Kasi Intel yang disampaikan rekan awak media lainnya termasuk Topmetro tidak dijawab.

Dengan wajah dingin, Sabri Marbun juga melarang wartawan Realitas tersebut untuk mengendarai sepeda motornya dan harus ikut dalam mobil rombongan tim jaksa itu.

Saat itu, beberapa rekan jaksa yang sangat akrab dengan awak media pada saat melakukan peliputan persidangan di PN Stabat, merasa kaget dan tak enak hati melihat siapa yang mereka jemput.

Akibat perlakuan oknum Kasi Intel Kejari Langkat tersebut rekan wartawan bernama M.Ali sudah pasti merasa dilecehkan dan dipermalukan di depan umum.

Baca Juga :  Kolaborasi Tim Sumut Rumah Kita di Secanggang, Pagelaran Seni Dihadiri 1000 Massa!!

Usut punya usut, tindakkan refresif oknum Kasi Intel Kejari Langkat tersebut ternyata hanya dikarenakan rekan wartawan itu memakai baju bertuliskan Purwaka (Persatuan Unit Wartawan Kejaksaan Kabupaten Langkat) berlogo Kejaksaan yang diduga hasil aduan salah seorang oknum wartawan asal Brandan karena adanya rasa kecemburuan sosial.

Padahal pakaian bertuliskan Purwaka serta berlogo Kejaksaan tersebut merupakan seragam resmi arahan mantan Kejari Langkat sebelumnya semasa dipimpin Andre Ridwan SH MH.

“Kami ada sekitar 10 orang wartawan unit Kejaksaan, sesuai arahan Kejari Langkat sebelumnya Pak Andre Ridwan yakni seragam Purwaka,” ujar M.Ali kepada rekan media sebagaimana yang dijelaskannya di Ruangan Kasi Intel.

M.Ali menjelaskan, sesampainya di dalam ruang kerja Kasi Intel, Sabri langsung bertanya seolah melecehkan profesi rekan wartawan tersebut.

“Sudah banyak ya hasil meras dengan memakai baju itu. Dari mana kamu mendapatkan baju berlogo kejaksaan tersebut?” ujar Sabri menginterogasi sebagaimana dipaparkan M.Ali.

Ali langsung menyampaikan secara jelas asal usul baju Purwaka berlogo Kejaksaan tersebut serta awal pembentukan tim wartawan unit kejaksaan yang dikenakannya tersebut

Kasi Intel Kejari Langkat tersebut kemudian memerintahkan salah seorang stafnya untuk mengambil foto diri M.Ali mulai dari depan, samping kiri-kanan dan belakang seperti seorang pelaku kriminal.

Terpisah, Kasi Intel Kejari Stabat Sabri Fitriansyah Marbun SH terkait cara-cara arogansi dan tidak bersahabat terkait perlakuan yang dilakukan kepada salah seorang rekan wartawan, dijelaskannya jika apa yang dilakukan sudah sesuai.

“Klarifikasi kan sudah santun. Sudah dibantu juga. Memangnya tidak boleh diklarifikasi? Coba ditanya sama Pak Ali dimintai keterangan atau diapakan. Justru lebih elok dibawa ke kantor dari pada lama-lama di warung. Jadi perhatian orang,” ujar Sabri membela diri.

Kira-kira ada masalah besar ya Pak dengan yang dipakai Ali? Itu kan seragam wartawan unit kejaksaan yang dibentuk Pak Andre Ridwan dulu. Kan bisa Pak Kasi Intel kabari lewat telpon. Bukan cara-cara seperti menangkap krimimal dan menuding sudah berapa banyak yang diperas menggunakan baju itu? Untung saja Ali bawa jaket, kalau gak, mungkin Ali hrs dipermalukan keluar ruangan intel pakai singlet, tanya Topmetro mewakili rekan media lainnya.

“Menurut saudara, kami jemput itu adalah masalah besar? Intelijen itu deteksi dini AGHT. Ancaman Gangguan Hambatan Tantangan terhadap institusi. Sudah jelas Pak?” tantangnya
Saat ditanyakan kembali apakah selama ini M.Ali dan rekan media lain yang menggunakan baju itu dianggap sudah mengancam institusi Kejaksaan?

“Kalau yang digunakan itu tidak berlaku dan tanpa sepengetahuan pejabat yang berwenang itu menjadi AGHT. Makanya dicegah duluan,” kilahnya.

(Tim )

Berita Terkait

Sejumlah Wartawan Media Masa Geruduk Kantor Kejaksaan Negeri Langkat
Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS 2024, Ini Penekanan Kapolres Langkat AKBP Faisal
LPA Sumut Apresiasi Polres Langkat Gerak Cepat Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual
Polres Langkat Rilis Ungkap Kasus Selama Bulan Januari 2024
Dibawa Kaki Gunung Leser Sang Pejuang Dhuafa Wujudkan Angan angan Gopin
Hidup Selalu Bermanfaat Bagi Orang Lain, Ihkwan Lubis Berikan Bantuan Kursi Roda Kepada Masyarakat di Langkat
Dua rumah di Bahorok hangus terbakar
Mengagumkan Para Relawan , Begini Has Sang Pejuang Dhuafa menyambangi Wong Cilik

Berita Terkait

Jumat, 5 April 2024 - 23:14 WIB

Lapas Tanjungbalai Sinergi Dengan APH Kota Tanjungbalai Lakukan Razia Gabungan di Kamar Hunian Wargabinaan

Jumat, 15 Maret 2024 - 02:20 WIB

Situasional Ramadhan, Gelorakan Zero Halinar Lapas Tanjungbalai Galakkan Penggeledahan

Kamis, 15 Februari 2024 - 20:40 WIB

Kapolres Tanjung Balai Didampingi Kalapas Monitor Pelaksanaan Pemilu di KPPS Khusus

Rabu, 14 Februari 2024 - 23:04 WIB

Lapas Tanjungbalai Sukseskan Pemilu 2024 Dengan Aman Dan Lancar

Selasa, 13 Februari 2024 - 02:58 WIB

Testimoni Kepuasan: Layanan Penerbitan SKHPN BNNK Tanjungbalai Menerima Apresiasi

Minggu, 21 Januari 2024 - 01:18 WIB

Dialog Kasi. Binadik Bersama Pengunjung, Marlon : Semua Gratis!

Senin, 25 Desember 2023 - 20:07 WIB

56 ORANG WARGABINAAN TERIMA REMISI KHUSUS NATAL, 1 ORANG LANGSUNG BEBAS

Rabu, 13 Desember 2023 - 02:11 WIB

Petugas Lapas Gagalkan Pelemparan Narkoba

Berita Terbaru