Kejati Sumut Tahan Kadis Kesehatan Sumut

- Redaksi

Rabu, 13 Maret 2024 - 19:57 WIB

50219 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN | Kejaksaan Tinggi SUmatera Utara melakukan penahanan terhadap dr. Alwi Mujahit Hasibuan, Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Robby, rekanan penyedia barang dan jasa Dinas Kesehatan Sumut, Medan, Rabu 13 Maret 2024.

Penahanan terhadap Alwi dan Robby ini dilakukan sehubungan status sebagai tersangka yang dialamatkan terhadap keduanya, Alwi dan Robby, atas dugaan korupsi penggunaan dan pengelolaan anggaran Covid-19, pengadaan sarana dan prasarana dan alat pelindung diri Dinas Kesehatan Pemprovsu tahun 2020.

“Setelah melalui proses pemeriksaan sejumlah pihak dan alat bukti yang menguatkan, penyidik pidana khusus Kejati Sumut melakukan penahanan terhadap kedua orang tersangka ini. Berdasarkan pertimbangan obyektif dan subyektif sebagaimana diatur dalam Pasal 21 KUHAP, terhadap kedua tersangka dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan dititipkan di Rutan Kelas II Pancurbatu dan Rutan Labuhan Deli,” ujar Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Idianto didampingi Asisten Pidana Khusus Iwan Ginting, Kasi Penyidikan, Arif Kadarman dalam kepada wartawan, Rabu 13 Maret 2024.

Baca Juga :  Kejari Binjai Tahan 6 Tersangka Korupsi Danas Bos dan Komite Sekolah MAN

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun kronologi perkaranya adalah pada tahun 2020, telah diadakan pengadaan APD (Alat Pelindung Diri) dengan nilai kontrak sebesar Rp. 39.978.000.000 (Tiga Puluh Sembilan Milyar Sembilan Ratus Tujuh Puluh Delapan Juta Rupiah).

Salah satu rangkaian dalam proses pengadaan tersebut adalah penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang mana dalam penyusunan RAB yang ditandatangani oleh tersangka dr. AMH diduga tidak disusun sesuai dengan ketentuan, sehingga nilai dalam RAB tersebut terjadi pemahalan harga/mark up yang cukup signifikan.

Kemudian, dalam pelaksanaannya RAB tersebut diduga diberikan kepada tersangka RMN (selaku pihak swasta/rekanan), sehingga RMN membuat penawaran harga yang tidak jauh berbeda dari RAB tersebut.

“Disamping itu, dalam pelaksanaan pengadaan tersebut diduga selain terjadi mark up, juga ada indikasi fiktif, tidak sesuai spesifikasi serta tidak memiliki izin edar atau rekomendasi dari BNPB, dan tidak dilaksanakannya ketentuan Perka LKPP Nomor 3 Tahun 2020 poin 5,” katanya.

Baca Juga :  Pengelolaan Keuangan Desa Sirajaoloan Rawan Penyelewengan, Warga : Inspektorat Harus Transparan

Adapun jenis pengadaan yang dilakukan berupa baju APD, helm, sepatu boot, masker bedah, hand screen dan masker N95

. Akibat perbuatan tersebut, berdasarkan hasil perhitungan kerugian negara yang dilakukan oleh tim audit forensik bersertifikat dari Universitas Tadulako telah terjadi kerugian negara sebesar Rp. 24.007.295.676,80 (Dua Puluh Empat Milyar Tujuh Juta Dua Ratus Sembilan Puluh Lima Enam Ratus Tujuh Puluh Enam Rupiah Delapan Puluh Sen).

“Para tersangka disangkakan dengan Pasal 2 ayat (1) subsidair Pasal 3 jo Pasal 18 Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP,” jelasnya.(FS)

Berita Terkait

Kejari Medan Tahan AD, Oknum PNS RSUD Adam Malik
KPK Tetapkan Empat Tersangka Usai OTT di Labuhanbatu
OTT KPK di Labuhan Batu, Amankan Sejumlah Pejabat Termasuk Bupati
KPK OTT 10 Pejabat Pemkab Labuanbatu, Termasuk Bupati Erik Adtrada
Kejagung Periksa Empat Saksi Kasus Korupsi Jalur Perkeretaapian Medan
KPK OTT 10 Pejabat Pemkab Labuanbatu, Termasuk Bupati Erik Adtrada
Capaian Kinerja Kejati Sumut Tahun 2023, Selamatkan Uang Negara Dari Tipikor dan Datun Hingga Mencapai Rp 1,5 Triliun
LSM GAKORPAN Pertanyakan Dana Siluman Rp31 Miliar di Lingkungan Pemkab Gayo Lues

Berita Terkait

Jumat, 5 April 2024 - 23:14 WIB

Lapas Tanjungbalai Sinergi Dengan APH Kota Tanjungbalai Lakukan Razia Gabungan di Kamar Hunian Wargabinaan

Jumat, 15 Maret 2024 - 02:20 WIB

Situasional Ramadhan, Gelorakan Zero Halinar Lapas Tanjungbalai Galakkan Penggeledahan

Kamis, 15 Februari 2024 - 20:40 WIB

Kapolres Tanjung Balai Didampingi Kalapas Monitor Pelaksanaan Pemilu di KPPS Khusus

Rabu, 14 Februari 2024 - 23:04 WIB

Lapas Tanjungbalai Sukseskan Pemilu 2024 Dengan Aman Dan Lancar

Selasa, 13 Februari 2024 - 02:58 WIB

Testimoni Kepuasan: Layanan Penerbitan SKHPN BNNK Tanjungbalai Menerima Apresiasi

Minggu, 21 Januari 2024 - 01:18 WIB

Dialog Kasi. Binadik Bersama Pengunjung, Marlon : Semua Gratis!

Senin, 25 Desember 2023 - 20:07 WIB

56 ORANG WARGABINAAN TERIMA REMISI KHUSUS NATAL, 1 ORANG LANGSUNG BEBAS

Rabu, 13 Desember 2023 - 02:11 WIB

Petugas Lapas Gagalkan Pelemparan Narkoba

Berita Terbaru