Pihak SMAN 1 Panai Hilir Bersama Orang Tua Siswi Bermaaf-maafan Hanya Karena Miskomunikasi

- Redaksi

Jumat, 1 Maret 2024 - 16:14 WIB

50250 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHANBATU-BaraNews Sumut | Usai viral di media sosial terkait informasi yang memuat narasi gegara tak bayar uang Sumbangan Pembinaan Sekolah (SPP) dan baju olahraga siswi lalu diusir kini terjawab sudah.

Pihak Sekolah bersama ibu Rahimah (orang tua siswi) telah berpelukan hangat diruang Tata Usaha SMAN 1 Panai Hilir,

“Alhamdulillah, saya beserta seluruh guru dan TU SMAN 1 Panai Hilir telah berpelukan (bermaaf-maafan) dengan ibu Rahimah selaku orang tua siswi kelas X. Semua kejadian itu bermula dari miskomunikasi. Saya sangat bahagia, semuanya baik-baik saja,” ungkap Sri Adhawati, S.Pd., kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, telah tersiar berita di media sosial memuat narasi gegara tak bayar uang SPP dan baju olahraga pihak sekolah mengusir seorang siswi kelas X SMAN 1 Panai Hilir. Hal tersebut patut untuk diluruskan agar masyarakat tak salah persepsi,

“Kabar itu tidak benar, kami pihak sekolah tidak ada dan tidak pernah mengusir siswa/i bersekolah. Kami sayang sama mereka semua,” jelas Kepsek yang akrab disapa bu Sri itu.

Kepsek SMAN 1 Panai Hilir Sri Adhawati, S.Pd., menjelaskan, Kamis, 29 Februari 2024, sekira pukul, 09.30 wib, pihak Sekolah mengundang ibu siswi ke Sekolah dengan maksud mengkonfirmasi apakah uang SPP dan baju olahraga sudah dibayarkan melalui anaknya. Mengingat, kata Sri, pihak sekolah menemukan sejumlah siswa/i didapati tidak menyampaikan uang SPP dan baju olahraga kepada Sekolah padahal uangnya sudah diberikan orang tuanya kepada anaknya.

“Adapun maksud kami mengundang Ibu Rahimah selaku orang tua siswi hanya ingin mengkonfirmasi apakah ada memberikan uang SPP dan baju olahraga kepada anaknya. Oleh karenanya kami (red- pihak sekolah) mendapati sejumlah siswa/i tidak membayarkan uang SPP dan baju olahraganya kepada Sekolah padahal uang SPP nya sudah diberikan orang tuanya kepada anaknya, dengan demikian kami hanya ingin mencari kebenaran,” sebut Sri.

Baca Juga :  Tekan Biaya Administrasi Kepada Warga, Kades Sei Pelancang Diduga Lakukan Pungli

Namun, urai Sri, saat berdiskusi, terjadi miskomunikasi antara pihak sekolah dan orang tua siswi.

“Saat kami tanyakan, orang tua siswi lalu tegang dan di situlah terjadi miskomunikasi. Ya, Alhamdulillah kini kami sudah berpelukan,” imbuh Sri.

Sri Adhawati memastikan selama ia masih menjabat Kepsek di SMAN 1 Panai Hilir, pihaknya tidak akan membiarkan siswa/i nya putus sekolah hanya karena masalah ekonomi, Sri berjanji akan memperjuangkan anak didiknya.

“Saya berjanji selagi anak-anak mau bersekolah saya akan memperjuangkannya,” tegas Sri Adhawati.

Adapun acara berpelukan sembari bersimaaf-maafan itu. Sri Adhawati Adhawati menerimanya dengan lapang dada, Sri Adhawati tak mempersoalkan narasi di Media Sosial yang terkesan cenderung memojokkan nama Sekolahnya. Akan tetapi, Sri Adhawati berharap masyarakat tidak salah memahami kebenarannya,

“Sudahlah, saya tidak mempersoalkan narasi yang kadung viral di media sosial itu. Saya hanya berharap pertemuan ini masyarakat dapat memahami apa sebenarnya yang terjadi,” ujarnya.

Sementara itu, kepada wartawan Azuan Nasution, Ketua Komite SMAN 1 Panai Hilir membenarkan bahwa terjadi miskomunikasi antara orang tua siswi dan pihak sekolah.

Azuan menyebut, maksud dari pihak sekolah mengundang orang tua siswi hanya ingin mengkonfirmasi apakah uang SPP dan baju olahraga sudah diberikan orang tuanya kepada anaknya,

Menurut Azuan, sejumlah kasus didapati bahwa siswa/i kedapatan tidak menyerahkan uang SPP dan baju olahraganya kepada Sekolah, padahal uangnya sudah diberikan orang tuanya lewat anaknya,

Baca Juga :  Narkotika Musuh Bersama, Kapolres Labuhanbatu Ajak Seluruh Komponen Masyarakat Bersatu Perangi Narkoba

“Hanya ingin menanyakan kepada orang tuanya. Tidak ada yang lain, namun, pada pertemuan diruang Tata Usaha itu terjadi miskomunikasi antara orang tua siswi dan guru,” urai Azuan.

Azwan menaruh sedih terkait narasi yang diunggah di media sosial tersebut, padahal, ungkap Azuan, ada beberapa siswa/i yang tidak mampu (yatim piatu) uang SPP nya dibiayai uang pribadi Bu Sri Adhawati,“Saya hanya kesal, padahal ada beberapa siswa/i (yatim-piatu) uang SPP nya dibantu secara pribadi oleh ibu Sri Adhawati,” imbuh Azuan.

Bukan itu saja, lanjut Azuan, selaku Ketua Komite dirinya mengapresiasi kinerja Kepsek Sri Adhawati. Sejak Sri Adhawati menjabat sebagai Kepala Sekolah SMAN 1 Panai Hilir diakuinya banyak perubahan terkait perawatan sekolah. Banyak perubahan baik yang terjadi di SMAN 1 Panai Hilir,

“Selaku Ketua Komite saya mengapresiasi kinerja Bu Sri Adhawati. Sejak beliau menjabat Kepala Sekolah, banyak perbaikan dilakukannya,” ujarnya.

Semisal kata Azuan, pengadaan Drumband. Hampir dua puluh tahun SMAN 1 Panai Hilir berdiri dan berpuluh Kepala Sekolah keluar masuk baru kali ini ada Drumband milik SMAN 1 Panai Hilir,

“Ya, dapat dirasakan bahwa ibu Sri Adhawati peduli terhadap Sekolah. Perbaikan kursi, meja, pembangunan plank dan gerbang Sekolah serta perawatan Musholla menggunakan cat merk Jotun. Alhamdulillah, banyak sekali perubahan, jujur saya kagum dengan sosok bu Sri Adhawati,” pungkas Azuan Nasution Ketua Komite SMAN 1 Panai Hilir.

Kini, pihak sekolah dan ibu Rahimah orang tua siswi telah bertemu. Peluk haru penuh kekeluargaan terikat dalam maaf yang disampaikan dengan rasa penyesalan hingga buah hati sang ibu kembali bersekolah. (*)

Berita Terkait

Dirangkum Dengan Halalbihalal, Plt. Bupati Pimpin Upacara Perdana HKN Setelah Libur Idul Fitri 1445H/2024M
Momen Halalbihalal, Camat Ridwan Syahputra Minta Tetap Jaga Kerukunan Bersuku dan Beragama di Kecamatan Bilah Hilir.
Sidak Hari Pertama Kerja Pasca Libur Panjang Lebaran, Plt Bupati Labuhanbatu Pastikan Instansi Pelayanan Berjalan Normal.
Plt. Bupati Hj. Ellya Rosa Bersama Dandim 0209/Labuhanbatu Kunjungi Keluarga Almarhumah Aroh di Desa Tanjung Harapan Pangkatan.
Bersama Dandim 0209/Labuhanbatu Plt. Bupati Ellya Rosa Tinjau Lokasi Kegiatan TMMD ke-120 di Desa Selat Beting Panai Tengah.
Plt. Bupati Labuhanbatu Laksanakan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1445 H Bersama Warga di Masjid Raya Al Ikhlas Ujung Bandar Rantau Selatan
Safari Ramadhan BUMN 2024, Plt Bupati Labuhanbatu Turut Membagikan 1000 Paket Sembako Murah Kepada Masyarakat.
Dibeli Dari Pedagang, Plt. Bupati Labuhanbatu Bagikan Takjil Kepada Warga.

Berita Terkait

Rabu, 17 April 2024 - 00:34 WIB

Marak Judi, Narkoba dan Galian C Ilegal, Masyarakat Akan Demo Ke Polsek Pancur Batu, ini Tuntutan Nya Pak Kapolda !

Kamis, 11 April 2024 - 23:57 WIB

Pelaku Pencurian dan Pembakaran Grosir Ditangkap Reskrim Polsek Percut Seituan

Sabtu, 6 April 2024 - 01:28 WIB

DPD KOMNAS WI Kabupaten Deli Serdang Buka Puasa Bersama Dalam Kesederhanaan

Selasa, 2 April 2024 - 01:48 WIB

Warga Desa Namorih Apresiasi Polsek Pancur Batu Bersama Brimob Polda Sumut Yang Rutin Melakukan Patroli

Jumat, 29 Maret 2024 - 00:31 WIB

Gerak Cepat Polsek Pancur Batu, Babinsa dan Pemdes, Tidak Ada Ditemukan Judi di Sekitar Vila Lotus !

Jumat, 15 Maret 2024 - 01:49 WIB

Melihat Keramaian, Personil TNI Bantu Polisi Mengamankan Rajia di Lokasi Yang Diduga Tempat Berjudi di Pancur Batu

Selasa, 12 Maret 2024 - 23:00 WIB

Ketua Karang Taruna Pancur Batu Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku dan Otak Pelaku Pelemparan Bom Moltov Kerumah Wartawan

Senin, 4 Maret 2024 - 00:18 WIB

PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara

Berita Terbaru