Delapan Saksi Diperiksa KPK dalam Perkara Suap Bupati Labuhan Batu

- Redaksi

Kamis, 22 Februari 2024 - 14:40 WIB

50136 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan dan penyidikan terhadap delapan saksi terkait kasus dugaan suap mantan Bupati Labuhan Batu Erik Adradta Ritonga (EAR) dan kawan-kawan.

“Rabu (21/2/2024) bertempat Polres Labuhan Batu, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi atas nama Maya Hasmita (Dokter), Dicky Alfiansyah (PNS), M. Sanusi Nasution (Swasta), Muhammad Riduan Dalimunte (Swasta), Asep Karnama Putra (Swasta/ CV Perdana), Muhammad Faisal (Komisaris CV Tri Rahayu), Amanuh Rasyid (Direktur CV Hendy Nasri), dan Suwandi Pulungan (Komisaris CV Hendy Nasri),” ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, dalam keterangannya , Rabu (21/2/2024).

Baca Juga :  Yayasan Del dan BPODT Ajak Musisi Perkenalkan Keindahan Alam Toba hingga Budaya Batak

Sebelumnya, KPK menggeledah tiga lokasi untuk mengumpulkan barang bukti terkait kasus dugaan suap mantan Bupati Labuhan Batu Erik Adradta Ritonga (EAR) dan kawan-kawan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim penyidik KPK telah selesai lakukan penggeledahan pada (18/1/2024) dengan lokasi penggeledahan sebanyak tiga tempat,” ujar papar Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, dalam keterangannya, Jumat (19/1/2024).

Lanjut Ali, lokasi penggeledahan pertama adalah Kantor Bupati Labuhan Batu. “Dari lokasi pertama membuahkan hasil berupa dokumen SK Tsk EAR sebagai Bupati & SK pengangkatan Rudi Syahputra Ritonga (RSR) selaku anggota DPRD, bukti elektronik dan  data pekerjaan Pemkab Labuhanbatu dari TA.2021 – 2023,” tuturnya.

Baca Juga :  Tegak Lurus Dukung Jokowi, Bara JP: Rugi Kalau Lepas

Lokasi kedua adalah rumah pribadi tersangka RSR dengan hasil penggeledahan berupa catatan ploting proyek & setoran fee untuk tsk RSR dan EAR selaku Bupati dan bukti slip transaksi perbankan.

“Lokasi ketiga adalah rumah pribadi pihak terkait perkara. Hasil penggeledahan berupa catatan ploting proyek pekerjaan TA.2023, 20 stempel perusahaan yang digunakan untuk mengikuti tender pekerjaan di Pemkab Labuhanbatu,” jelasnya.

InfoPublik

Berita Terkait

Bakamla RI Terima Hibah Tanah dari Nias Selatan
Stafsus Mendagri Hasibuan Hadiri Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Lintas Etnis di Kota Medan
Gekrafs Sumut hadir di kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ke 5 Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional
Antoni Berampu Kacapdin wilayah Aceh Singkil Subulussalam Berikan Apresiasi Kepada Komite Sekolah, Kompak Bersama Masyarakat
Polres Tanah Karo Grebek Cafe Sambekan Desa Lau Pengulu, 14 Orang Postif Diamankan , ‘JS’ Pemilik Cafe Ikut Ditangkap , LIRA Sumut Minta Kafe Makaro Ditutup .
KPK OTT 10 Pejabat Pemkab Labuanbatu, Termasuk Bupati Erik Adtrada
Kader Hanura Sanggah Mosi Tak Perca Soal Pergantian pimpinan ketua BKD seperti salah minum Obat, Tidak Memahami Aturan
Joko Situmeang Kecam Aksi Brutal Ketua DPRD Tapteng Pukuli Warga

Berita Terkait

Rabu, 17 April 2024 - 00:34 WIB

Marak Judi, Narkoba dan Galian C Ilegal, Masyarakat Akan Demo Ke Polsek Pancur Batu, ini Tuntutan Nya Pak Kapolda !

Kamis, 11 April 2024 - 23:57 WIB

Pelaku Pencurian dan Pembakaran Grosir Ditangkap Reskrim Polsek Percut Seituan

Sabtu, 6 April 2024 - 01:28 WIB

DPD KOMNAS WI Kabupaten Deli Serdang Buka Puasa Bersama Dalam Kesederhanaan

Selasa, 2 April 2024 - 01:48 WIB

Warga Desa Namorih Apresiasi Polsek Pancur Batu Bersama Brimob Polda Sumut Yang Rutin Melakukan Patroli

Jumat, 29 Maret 2024 - 00:31 WIB

Gerak Cepat Polsek Pancur Batu, Babinsa dan Pemdes, Tidak Ada Ditemukan Judi di Sekitar Vila Lotus !

Jumat, 15 Maret 2024 - 01:49 WIB

Melihat Keramaian, Personil TNI Bantu Polisi Mengamankan Rajia di Lokasi Yang Diduga Tempat Berjudi di Pancur Batu

Selasa, 12 Maret 2024 - 23:00 WIB

Ketua Karang Taruna Pancur Batu Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku dan Otak Pelaku Pelemparan Bom Moltov Kerumah Wartawan

Senin, 4 Maret 2024 - 00:18 WIB

PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara

Berita Terbaru