Ketua TKN Aceh Mualem Apresiasi dan Dukung Penuh Capres Prabowo-Gibran

- Redaksi

Selasa, 6 Februari 2024 - 23:25 WIB

50259 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Muzakir Manaf atau yang lebih dikenal Mualem, Ketua TKN Aceh mengaku sangat bangga atas penampilan Prabowo Subianto dalam debat kelima yang digelar KPU tadi malam di JCC Senayan, Jakarta.

Tidak hanya karena mampu menguasai materi dengan baik, tetapi juga karena Prabowo mampu bersikap sabar, hormat, dan santun kepada semua orang.

Sama seperti penampilan sebelumnya, Mualem menilai Prabowo tidak sedikit pun terpancing untuk melukai atau berusaha mempermalukan lawan debat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Prabowo selalu tampil apa adanya. Menjelaskan semua sesuai dengan pengetahuan dan keyakinannya. Konsisten, teguh, dan tegas untuk melaksanakan program-program unggulan yang direncanakan,” kata Mualem kepada wartawan di Jakarta, Senin (5/2/2024).

Mualem mengatakan, keberhasilan Prabowo dalam debat semalam bisa dilihat pada saat memberikan pernyataan penutup. Dengan segala kerendahan hatinya, Prabowo mengucapkan permohonan maaf kepada semua pihak, termasuk pada pesaingnya.

Baca Juga :  Sinergitas TNI-POLRI Hadiri Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Perbaikan (DPSHP) Tingkat Kec Kutapanjang Pemilihan Umum Tahun 2024

Ia menilai, permohonan maaf Prabowo itu disampaikan secara tulus, karena Prabowo yakin bahwa kontestasi yang terjadi adalah sebagai bukti kecintaan kepada NKRI.

Menurutnya Prabowo-Gibran pasti akan jadi pemimpin bagi semua jika kelak terpilih.

Dengan penampilan yang sangat baik seperti itu, Mualem meyakini masyarakat Aceh yang belum menentukan pilihan pasti akan semakin mengerucut mendukung Prabowo.

“Itulah yang membuat Mualem dan Masyarakat Aceh semakin yakin bahwa pilpres akan dilaksanakan satu putaran. Lebih efektif, lebih hemat, kondusif, dan yang paling penting lebih murah,” pungkasnya.

Aceh, dengan pengaruhnya yang signifikan dalam pemilihan presiden, mengangkat Prabowo sebagai fokus perhatian, menandakan pentingnya strategi politiknya di daerah tersebut.

Muzakir Manaf, tokoh Aceh, menarik perhatian dengan mengungkapkan harapannya agar kemenangan Prabowo di Aceh membuka jalan bagi pemenuhan kesepakatan MoU Helsinki yang belum diwujudkan oleh pemerintah pusat.

Baca Juga :  Kapolsek Kutapanjang Lakukan Patroli Terpadu Antisipasi Peningkatan Eskalasi Situasi Politik Menjelang Pemilu Serentak Tahun 2024 Diwilkum Polsek Kutapanjang

“Pembicaraan tentang MoU ini mencerminkan bahwa kemenangan Prabowo di Aceh dianggap sebagai peluang untuk menyelesaikan masalah sejarah dan politik yang relevan di daerah tersebut,” ujar Mualem

Terfokus pada dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk Aceh, Mualem, ketua tim TKN Aceh, menegaskan bahwa Otsus akan terus didukung jika Prabowo terpilih sebagai presiden.

“Ini mencerminkan komitmen untuk memberikan dukungan finansial yang khusus dan berkelanjutan untuk pembangunan dan kepentingan Aceh,” ungkapnya.

Lebih menarik lagi, Mualem mengungkapkan bahwa Prabowo secara konsisten menyuarakan cintanya kepada masyarakat Aceh.

“Prabowo terlibat dalam isu-isu lokal seperti ke-Aceh-an, Rohingya, kemiskinan, dan hubungan Aceh dengan pusat,” katanya dengan bangga. (RED)

Berita Terkait

Bacakan Eksepsi, Iskandar Nilai Dakwaan JPU Mising Link
Irdam Tutup TMMD Reg ke-120 Kodim 0113/Gayo Lues
Sekitar 7000 Hektar Terjadi Perusakan dan Alih Fungsi di Kawasan TNGL yang Dikuasai oleh Perorangan
Dakwaan JPU Dianggap Cacat Hukum, Iskandar Muda Ajukan Eksepsi
Kegiatan TMMD Reguler ke-120 Kodim 0113/Gayo Lues Rampung 100 Persen
Melapor Wartawan Bukan Dengan Polres Subulussalam, Seharusnya Wartawan Lapor Ke Perusahaan Media dan Dewan Pers
Terkait Pemberitaan Beberapa Media Online Membuat Sindiran “MeMe” LSM Suara Putra Aceh Tanggapi Masih Kategori Wajar
Proyek Peningkatan Struktur Jalan Kedah – Kongbur Diduga Asal Jadi

Berita Terkait

Sabtu, 1 Juni 2024 - 00:40 WIB

Kurangnya Pengawasan Dalam Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang Dari Hasil Korupsi

Sabtu, 30 September 2023 - 01:08 WIB

Memandang Hakim Mahkamah Konstitusi yang Baru : Dilema Antara Politik Dan Integritas

Berita Terbaru