Polda Sumut Ungkap Sindikat Curanmor dan STNK Palsu, 5 Pelaku Ditangkap

- Redaksi

Rabu, 31 Januari 2024 - 21:59 WIB

50139 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – Tim Subdit Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut mengungkap Sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pemalsuan STNK (20/01/2024).

Tim Jatanras yang dipimpin Kompol Bayu Putra menangkap lima orang pelaku berinisial MV (23) warga Kecamatan Percut Seituan, SR alias Baron (25) warga Sei Mencirim, Kabupaten Deliserdang.

Kemudian, MIF alias Borak (26) warga Tembung, Kecamatan Percut Seituan, MISH (34) warga Batangkuis, dan AH (32) warga Kecamatan Sunggal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolda Sumut Irjen Agung Setya melalui Kabid Humas Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan pengungkapan kasus curanmor dan STNK palsu itu berawal dari laporan sejumlah para korbannya yang diterima Polda Sumut.

Baca Juga :  Kejati Sumut Tahan Kadis Kesehatan Provsu dr AMH dan Rekanan RMN Terkait Dugaan Korupsi APD Covid-19 Tahun 2020 Kerugian Negara Rp. 24 M

“Dari laporan itu Polisi melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku MV di rumah orang tuanya Jalan Pasar 5 Tembung dan SR alias Baron di Jalan Jati, Pasar 5, Sei Mencirim, pada 25 Januari 2024,” katanya, Rabu (31/1).

Dari penangkapan terhadap kedua pelaku itu, Hadi menerangkan Polisi melakukan pengembangan dan kembali mengamankan tiga pelaku lainnya berinisial MIF alias Borak, MISH, dan AH dari kediamannya masing-masing di Deliserdang.

“Saat diinterogasi para pelaku mengakui telah melakukan aksi curanmor di 30 TKP yakni di daerah Pantai Labu,Tanjungmorawa, Deliserdang dan Medan,” terangnya modus curanmor yang dilakukan para pelaku itu dengan menyisir kendaraan-kendaraan yang terparkir di tempat keramaian dan tidak dijaga.

Baca Juga :  Bupati Lepas Kontingen Penas XVI Deli Serdang

“Dari tangan pelaku disita barang bukti tujuh unit sepeda motor serta 3 lembar STNK palsu,” ujar mantan Kapolres Biak Papua tersebut.

Hadi menambahkan, untuk barang bukti STNK palsu ternyata sengaja dibuat para pelaku sehingga sepeda motor hasil pencurian itu dapat dijual kembali. Terhadap kelima pelaku sudah ditahan di Mapolda Sumut dan terancam hukuman 13 tahun penjara.

“Bagi yang merasa kehilangan sepeda motor dipersilahkan untuk mengecek dan berkoordinasi dengan Polisi dan membawa dokumen resmi kepemilikan, pastinya kita akan kembalikan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu Terima Kunker Tim Diskominfo Provinsi Sumut Dalam Rangka Evaluasi Asistensi Pengisian Indeks KAMI
Asisten II Pemkab Deli Serdang Tinjau Harga & Kebutuhan Pokok di Sejumlah Pasar Di Deli Serdang.
Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu Selenggarakan Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun, Ini Pesan PLT. Bupati:
Ketum PERMA Labusel, Desak POLDASU Segera Proses Hukum Oknum Kadis Pendidikan Labusel
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Plt. Bupati Ellya Rosa Terima Rekomendasi LKPJ Bupati T.A 2023
Mewakili Plt. Bupati Labuhanbatu, Hobbol Z Rangkuti Beri Paparan Tentang GASPUL Atas Capaian 10 Besar Lomba Inovasi Tk Provinsi Sumut
Konflik Kelompok Tani dengan PTPN II, Penrad: Hentikan Pembongkaran Rumah Warga!
Ada Apa Polrestabes Medan..!!? Eks Kadis Perkim Dilaporkan Kepolisi Kasatreskrim Bungka

Berita Terkait

Sabtu, 1 Juni 2024 - 00:40 WIB

Kurangnya Pengawasan Dalam Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang Dari Hasil Korupsi

Sabtu, 30 September 2023 - 01:08 WIB

Memandang Hakim Mahkamah Konstitusi yang Baru : Dilema Antara Politik Dan Integritas

Berita Terbaru