Kejagung Periksa Empat Saksi Kasus Korupsi Jalur Perkeretaapian Medan

- Redaksi

Jumat, 12 Januari 2024 - 08:55 WIB

50638 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa empat orang saksi terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek Pembangunan jalur kereta api Besitang-Langsa pada Balai Teknik Perkeretaapian Medan periode 2017 sampai dengan 2023.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Ketut Sumedana menyatakan, keempat saksi yang diperiksa yakni, SS selaku Kasubag Rencana pada Bagian Perencanaan Sekretariat Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 2015- 2017, dan HEP selaku Kasubag Program pada Bagian Perencanaan Sekretariat Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub periode 2016- 2020.

Kemudian, AH selaku Kepala Bagian Perencanaan pada Sekretariat Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub periode 2016, dan DR selaku Kepala Bagian Perencanaan pada Sekretariat Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub 2016.

Baca Juga :  Pengelolaan Keuangan Desa Sirajaoloan Rawan Penyelewengan, Warga : Inspektorat Harus Transparan

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” kata Sumedana dalam keteranganya, Rabu (10/1/2024).

Sebelumnya, Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung Kuntadi menyatakan bahwa dugaan tindak pidana korupsi pembangunan jalur kereta api Besitang-Langsa pada Balai Teknik Perkeretaapian Medan periode 2017-2023 senilai Rp1,3 triliun.

Kuntadi mengatakan para pihak dalam kasus ini diduga merekayasa proyek dengan memecah nilai proyek menjadi beberapa proyek dengan nominal lebih kecil. Modus itu diduga dilakukan agar terhindar dari proses lelang.

Baca Juga :  LIRA Minta Penyidik Kejati Aceh Buru Mafia Penyaluran Sapi 1.000 Ekor Di Provinsi Aceh

“Adapun modus yang dilakukan adalah diduga para pihak telah merekayasa proyek dengan cara memecah nilai proyek menjadi beberapa nominal yang lebih kecil dengan tujuan untuk menghindari pelaksanaan lelang,” ujarnya.

Tak hanya itu, para pelaku juga diduga telah mengalihkan jalur kereta api di dalam kontrak untuk menguntungkan pribadi, sehingga akibat perbuatannya diduga telah merugikan keuangan negara. (IP)

Berita Terkait

KPK Tetapkan Empat Tersangka Usai OTT di Labuhanbatu
OTT KPK di Labuhan Batu, Amankan Sejumlah Pejabat Termasuk Bupati
KPK OTT 10 Pejabat Pemkab Labuanbatu, Termasuk Bupati Erik Adtrada
KPK OTT 10 Pejabat Pemkab Labuanbatu, Termasuk Bupati Erik Adtrada
Capaian Kinerja Kejati Sumut Tahun 2023, Selamatkan Uang Negara Dari Tipikor dan Datun Hingga Mencapai Rp 1,5 Triliun
LSM GAKORPAN Pertanyakan Dana Siluman Rp31 Miliar di Lingkungan Pemkab Gayo Lues
LIRA Minta Penyidik Kejati Aceh Buru Mafia Penyaluran Sapi 1.000 Ekor Di Provinsi Aceh
Kejari Binjai Tahan 6 Tersangka Korupsi Danas Bos dan Komite Sekolah MAN

Berita Terkait

Minggu, 3 Maret 2024 - 19:10 WIB

Santer, Terima Uang Ratusan Juta Dari Caleg DPR RI Untuk Mendulang Suara, Ketua PPK Bilah Hilir Sebut Kerjasama Dengan Kades dan Mantan Kades.

Minggu, 3 Maret 2024 - 16:08 WIB

PPK Kecamatan Bilah Hilir Diduga Otak-atik Hasil Perolehan Suara Caleg Pada Tingkat Kabupaten/Kota Dalam Pemilu 2024.

Jumat, 1 Maret 2024 - 17:16 WIB

Plt. Bupati Labuhanbatu Hadiri Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perolehan Suara Pemilu 2024 Tingkat Kabupaten

Jumat, 1 Maret 2024 - 16:14 WIB

Pihak SMAN 1 Panai Hilir Bersama Orang Tua Siswi Bermaaf-maafan Hanya Karena Miskomunikasi

Senin, 19 Februari 2024 - 22:32 WIB

Sinergitas TNI-POLRI Dalam Pengamanan Pleno Rekapitulasi di Tingkat PPK di Wilayah Hukum Polsek Bilah Hilir.

Senin, 19 Februari 2024 - 21:10 WIB

Pastikan Rapat Pleno Berjalan Aman dan Lancar, Plt. Bupati Labuhanbatu Tinjau Langsung Rapat Pleno Rekapitulasi Tingkat Kecamatan

Senin, 19 Februari 2024 - 18:11 WIB

Hari Kesaktian Kesadaran Nasional, Pidato Bupati Labuhanbatu Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat

Selasa, 13 Februari 2024 - 19:37 WIB

Camat Bilah Hilir Didampingi Forkopincam Memonitoring Langsung Proses Penyaluran Logistik Pemilu Serentak 2024

Berita Terbaru

DELI SERDANG

PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara

Senin, 4 Mar 2024 - 00:18 WIB