7 Tahun Pewarta.co, Chairum sang Pejuang Nasib Jurnlais : Ingin menjadi Pribadi Bermanfaat

- Redaksi

Rabu, 27 Desember 2023 - 15:56 WIB

50141 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan

Hari ini, tepat 7 tahun lalu Chairum Lubis, sosok pejuang nasib jurnalis mendirikan Media Online Pewarta.co.

Saat itu, 27 Desember 2016, dengan bermodalkan ‘Bismillah’ Ayah 4 anak ini bertekad menjadi pribadi bermanfaat lewat media Online Pewarta.co yang digawanginya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjadi sosok pribadi bermanfaat, menurut Chairum, bukan hanya bagi lingkungan atau rekan-rekan jurnalis se profesinya.

Namun, lebih dari itu, Chairum Lubis lewat Media Online Pewarta.co yang hari ini berusia 7 tahun ingin bermanfaat bagi orang banyak, sesuai dengan ajaran agama Islam yang dianutnya.

“Saya orang beragama. Saya tumbuh di lingkungan keluarga Muslim yang taat. Prinsipnya dalam agama saya, setiap Muslim diperintahkan untuk memberikan manfaat bagi orang lain,” ujar Chairum di sela syukuran ke-7 Media Online Pewarta.co, Rabu, (27/12/2023).

Apalagi, lanjut dijelaskan Cahirum, Allah SWT telah memerintahkan hambanya untuk memberikan manfaat kepada orang lain.

“Karena, manfaatnya akan kembali untuk kebaikan diri kita sendiri, sesuai dengan firman Allah dalam Alquran Surah Al-Isra:7 yang artinya menyebutkan ; Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri,” jelas Ketua Persatuan Wartawan (Pewarta) Polrestabes Medan ini.

Oleh karena niat tulus untuk bermanfaat bagi orang lain itu, sebut Chairum, tak terbantahkan, hari ini, 27 Desember 2023, Media Online Pewarta.co telah 7 tahun dikenal luas sebagai perusahaan pers yang eksis di Kota Medan.

Namun, kesuksesan Pewarta.co hingga menapaki usia saat ini tak lepas dari keuletan, ketabahan dan kesabaran seorang Chairum, pria berdarah Mandailing, sosok pekerja keras yang sudah mencicipi lika-liku serta ‘pahit’ getirnya hidup.

Kendati demikian, pria yang lahir dalam lingkungan keluarga sederhana itu tak menampik peran rekan-rekan sejawatnya juga besar sehingga Media Online Pewarta.co eksis selama 7 tahun terakhir.

Baca Juga :  Ketum DPP BKPRMI Dukung Walikota Medan Minta Polri Tindak Tegas Dan Tembak di Tempat Pelaku Begal

Namun, di balik kesuksesannya dalam membangun Media Online Pewarta.co hingga saat ini telah terverifikasi Dewan Pers, semasa duduk di bangku SMA, Chairum pernah bekerja serabutan.

Bahkan, ia pernah menjual kue dan bahan-bahan makanan di Pasar Sukaramai, Medan.

“Apa saja saya jual ketika itu,” kenang Cahirum sambil menceritakan pertemuannya dengan seorang jurnalis senior, Khairul Muslim, pada 2010 silam.

Menurutnya, pertemuan itu merupakan titik awal perubahan hidupnya.

Kala itu, lewat abang kandungnya, Chairum dipertemukan dengan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara (Sumut) tersebut di atas.

Namun, untuk memenuhi syarat sebagai wartawan, Chairum diwajibkan belajar menulis 5W+1H. Dia pun berguru ke sebuah lembaga pendidikan jurnalistik di kawasan Kota Matsum.

“Setelah mendapat sertifikat kelulusan dasar menulis, barulah saya melamar dan diterima di sebuah koran lokal,” kenangnya.

Perjuangan Chairum sebagai seorang jurnalis muda saat itu mulai diterjang masalah yang lebih berat, yakni persoalan ekonomi.

Sebab, saat itu, meski sudah menjalani profesi sebagai wartawan di sebuah koran lokal hampir 10 tahun lamanya, ia tak menerima honor alias tanpa gaji.

“Dari mulai terima gaji hanya Rp75 ribu sampai akhirnya, beberapa tahun lalu menjadi Rp250 ribu,” lirih Chairum mengenang.

Meski harus menjalani hidup tanpa gaji memadai dengan resiko pekerjaan yang besar, Chairum tetap eksis dan tegar serta terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Di tengah keterbatasan itu, ia memikirkan dan beroleh kesempatan untuk mendapatkan uang dari mengelola keamanan dan kebersihan pasar Sukaramai.

Baca Juga :  Kakanwil Kumham Sumut Monev ke Lapas Siborongborong dan Rutan Tarutung

Bahkan, hingga saat ini, mengelola keamanan dan kebersihan Pasar Sukaramai masih dipercayakan kepadanya.

Dari sinilah, Chairum akhirnya memutuskan untuk membidani sebuah bisnis perusahan pers bergengsi.

Waktu itu, pria yang lahir dan besar di kawasan Sukaramai, Kota Medan ini merasakan betul getirnya hidup seorang jurnlis yang bekerja tanpa memgenal waktu, namun hanya menerima gaji minim.

Bahkan terbilang kurang, apalagi untuk membiayai sekolah 4 orang anaknya.

Karena itu, ia berniat mengajak beberapa teman jurnalis dan diberi gaji atau honor yang memadai.

Cita-citanya pun tercapai. Kini, beberapa wartawan diajaknya bergabung. Ada sekitar belasan jurnalis yang sekarang ia pekerjakan dan diberi gaji.

Seiring berjalannya waktu, popularitas Media Onlien Pewarta.co semakin menggurita. Kerja sama dari pihak swasta dan kepolisian menjadi andalan pemasukan perusahaan persnya.

Menurut Chairum, eks Wakapolda Sumut, Brigjen Mardiaz Khusin Dwihananto yang saat ini menjabat Kasetukpa Lemdiklat Polri dan Irjen Dadang Hartanto, eks Kapolrestabes Medan, pemacu semangat Chairum untuk terus eksis meningkatkan performa Media Online Pewarta.co.

“Berkat beliau berdua dan pejabat Polri lainnya yang tak bisa saya sebutkan namanaya satu demi satu, performa Media Online Pewarta.co semakin diakui,” katanya.

Diakuinya, untuk membesarkan pewarta, banyak aral yang menghadang. Selain persaingan sesama media online, juga media sosial.

“Namun, kerja keras, pahit, getir selalu berbuah manis. Pewarta.co hari ini menjadi salah satu media penyampai informasi terpercaya dan tak lelah melawan terpaan waktu dan tak tergerus ombak,” pungkas Chairum seraya mengucapkan terima kasih kepada mitra serta para pihak dan jurnalis yang telah ambil bagian membesarkan Media Online Pewarta.co hingga di usia 7 tahun.(nia)

Berita Terkait

Sekda Deli Serdang Hadiri Rapat Hasil Perolehan Suara Tingkat Kabupaten Deli Serdang Pemilu 2024
Bupati Buka Musrenbang RKPD Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025
Caleg DPRD Kabupaten Labuhanbatu Josman Sinaga Peroleh Suara Tertinggi di Dapil 3.
Diduga Sempat Ditolak, Akhirnya Laporan Korban Dugaan Penipuan Pengurusan Sertifikat Rumah Diterima Polsek Pancur Batu
Oknum Ketua OKP Pelaku Pengancaman Ditangkap, Korban Ucapkan Terimakasih Kepada Kapolsek dan Kanit Reskrim Polsek Sunggal
Gubsu Hadiri Panen Padi di Tanjung Morawa, Bupati: Deli Serdang Lumbung Pangan Sumatera Utara
Apresiasi Keberhasilan Pemkab Labuhanbatu, Ini Penyampaian Kepala Bapenda Sumut:
Caleg Ditipu Kades Marindal II, Sekda DS:: Kita Tindak Tegas

Berita Terkait

Minggu, 3 Maret 2024 - 19:10 WIB

Santer, Terima Uang Ratusan Juta Dari Caleg DPR RI Untuk Mendulang Suara, Ketua PPK Bilah Hilir Sebut Kerjasama Dengan Kades dan Mantan Kades.

Minggu, 3 Maret 2024 - 16:08 WIB

PPK Kecamatan Bilah Hilir Diduga Otak-atik Hasil Perolehan Suara Caleg Pada Tingkat Kabupaten/Kota Dalam Pemilu 2024.

Jumat, 1 Maret 2024 - 17:16 WIB

Plt. Bupati Labuhanbatu Hadiri Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Perolehan Suara Pemilu 2024 Tingkat Kabupaten

Jumat, 1 Maret 2024 - 16:14 WIB

Pihak SMAN 1 Panai Hilir Bersama Orang Tua Siswi Bermaaf-maafan Hanya Karena Miskomunikasi

Senin, 19 Februari 2024 - 22:32 WIB

Sinergitas TNI-POLRI Dalam Pengamanan Pleno Rekapitulasi di Tingkat PPK di Wilayah Hukum Polsek Bilah Hilir.

Senin, 19 Februari 2024 - 21:10 WIB

Pastikan Rapat Pleno Berjalan Aman dan Lancar, Plt. Bupati Labuhanbatu Tinjau Langsung Rapat Pleno Rekapitulasi Tingkat Kecamatan

Senin, 19 Februari 2024 - 18:11 WIB

Hari Kesaktian Kesadaran Nasional, Pidato Bupati Labuhanbatu Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Prima Kepada Masyarakat

Selasa, 13 Februari 2024 - 19:37 WIB

Camat Bilah Hilir Didampingi Forkopincam Memonitoring Langsung Proses Penyaluran Logistik Pemilu Serentak 2024

Berita Terbaru

DELI SERDANG

PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara

Senin, 4 Mar 2024 - 00:18 WIB