Senator Muhammad Nuh Prihatin, Banyak Guru PAI Yang Tidak Mendapatkan haknya.

- Redaksi

Minggu, 17 September 2023 - 11:05 WIB

50394 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN,– Bara News

Perwakilan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kota Medan, menyampaikan keluh kesahnya (curhat) kepada Anggota DPD RI dari Sumatera Utara, H Muhammad Nuh. Pada pertemuan yang berlangsung di Jalan Karya Kasih, Medan Johor, Sumatera Utara,Sabtu (16/9).

Para guru tersebut mengatakan, ada 61 guru PAI honorer yang sudah inpassing atau penyetaraan ke PNS, tetapi mereka tidak mendapatkan hak-haknya pada rentang waktu 2010 hingga 2014.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih menurut para Guru PAI ini, yang terbaru adalah 25 guru PAI yang sudah berstatus ASN PPPK belum mendapatkan hak-hak mereka sejak April hingga September 2023. Ketika para guru PAI ASN PPPK menanyakan permasalahan ini ke Kemenag Medan, jawaban yang didapatkan, bahwa dananya tidak ada. “ dan mereka yang mengajar Agama Islam di sekolah umum (Kemendikbud), sebenarnya bukan orang Kemenag. Padahal, kebijakan itu dari atas. Bahwa guru PAI di sekolah umum, dana sertifikasinya melalui Kemenag,” ungkap seorang perwakilan guru PAI.

Baca Juga :  PERINGATI HBP 59, LAPAS BINJAI KANWIL KEMENKUMHAM SUMUT LAKSANAKAN RENUNGAN DAN DO’A BERSAMA

Menanggapi curhatan ini, Muhammad Nuh mengaku sangat prihatin dengan apa yang dialami oleh guru-guru Agama Islam di Kota Medan. “Saya akan mengklarifikasi masalah ini ke pihak terkait, seperti Kemenag Medan. Semoga para pihak yang terkait dapat bersinergi untuk mendapatkan solusi yang terbaik bagi guru-guru PAI di Medan,” kata Nuh.

Baca Juga :  PKB Optimis Raih 5 Kursi di DPRD Kabupaten Deli Serdang 

Menurut Nuh, keberadaan guru PAI di sekolah umum sangat diperlukan. “Apalagi kita merasakan tantangan yang dihadapi generasi muda kita, utamanya dalam masalah moral.

Kita juga resah dengan banyaknya kasus begal dan geng motor, yang pelakunya di antaranya anak-anak sekolah. Kita sadari bahwa hal tersebut penyebabnya yang paling nyata adalah tidak diperhatikannya nilai-nilai agama,” sebutnya.

Pertemuan ini diakhiri dengan terus saling menyemangati dan mendoakan, semoga guru PAI di Medan segera mendapatkan hak-hak mereka. “ dengan demikian diharapkan mereka dapat melaksanakan tugas mulia mereka mendidik nilai-nilai agama untuk generasi muda kita,” pungkas M. Nuh. (Mirza).

Berita Terkait

Diskominfo Kabupaten Labuhanbatu Terima Kunker Tim Diskominfo Provinsi Sumut Dalam Rangka Evaluasi Asistensi Pengisian Indeks KAMI
Asisten II Pemkab Deli Serdang Tinjau Harga & Kebutuhan Pokok di Sejumlah Pasar Di Deli Serdang.
Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu Selenggarakan Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun, Ini Pesan PLT. Bupati:
Ketum PERMA Labusel, Desak POLDASU Segera Proses Hukum Oknum Kadis Pendidikan Labusel
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Labuhanbatu, Plt. Bupati Ellya Rosa Terima Rekomendasi LKPJ Bupati T.A 2023
Mewakili Plt. Bupati Labuhanbatu, Hobbol Z Rangkuti Beri Paparan Tentang GASPUL Atas Capaian 10 Besar Lomba Inovasi Tk Provinsi Sumut
Konflik Kelompok Tani dengan PTPN II, Penrad: Hentikan Pembongkaran Rumah Warga!
Ada Apa Polrestabes Medan..!!? Eks Kadis Perkim Dilaporkan Kepolisi Kasatreskrim Bungka

Berita Terkait

Sabtu, 1 Juni 2024 - 00:40 WIB

Kurangnya Pengawasan Dalam Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang Dari Hasil Korupsi

Sabtu, 30 September 2023 - 01:08 WIB

Memandang Hakim Mahkamah Konstitusi yang Baru : Dilema Antara Politik Dan Integritas

Berita Terbaru